LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Akibat banjir dan longsor telah menyebabkan sebanyak 2000 jaringan gas rumah tangga mengalami gangguan kerusakan, dan pihak Pertamina Gas Nasional (PGN) diminta segera turun untuk membantu perbaikannya.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe (PT PL), Habibillah, S.E, Selasa (31/3), terkait keluhan pelanggan Jaringan Gas (Jargas) Rumah Tangga di Kecamatan Muara Satu dan Muara Dua.
Dikatakannya, karena dampak bencana, telah menimbulkan gangguan besar dalam pelayanan gas rumah tangga. Tekanan gas yang rendah telah mengakibatkan ketidakmampuan sebagian besar masyarakat untuk memanfaatkan gas untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga petugas telah menemukan kerusakan di lima titik dan sebanyak 2000 jargas rumah tangga terkendala.
Habibillah, SE, menjelaskan, meskipun secara teknis masih ada aliran gas, gangguan tekanan yang terjadi telah berdampak langsung pada sebagian besar pelanggan dan seluruh data kerusakan itu telah disampaikan melalui surat kepada PGN untuk segera melakukan koordinasi dan perbaikan agar pelayanan gas untuk kebutuhan rumah tangga dapat kembali normal.
“Kami telah mengirimkan surat kepada PGN untuk segera melakukan koordinasi dan perbaikan agar pelayanan gas dapat kembali normal,” ujarnya.
Habibie yakin dalam waktu dekat ini pihak PGN yang sudah meminta data kerusakan akan segera turun untuk memperbaikinya, sehingga jaringan gas rumah tangga dapat kembali normal dan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Habibie juga menyebutkan, berkat kerja sama yang baik di lapangan, kini kesadaran masyarakat pun mulai meningkat untuk membayar tagihan bulanan dengan harga terjangkau dan murah. “Alhmdulillah kini jumlah tunggakan Jargas mulai menurun berkat kesadaran masyarakat yang telah merasakan manfaatnya,” terang Habibie.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT PL, Ir. Muntazar, S.T., M.T mengatakan, PT PL Lhokseumawe bekerja sama dengan PT PGN akan kembali merealisasikan program jaringan gas (Jargas) rumah tangga untuk Kecamatan Blang Mangat dan Banda Sakti. Pihak PT PL telah meminta penambahan sebanyak 5000 jaringan gas baru kepada Kementerian ESDM.
Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan penerima tepat sasaran sekaligus juga mensosialisasikan program tersebut supaya masyarakat segera untuk mendaftarkan dirinya. Karena pemasangan Jargas rumah tangga sangat besar manfaat yang dirasakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-harinya. Selain bermanfaat juga harga tagihan bulanannya yang sangat terjangkau dan murah.
Muntazar berharap penambahan Jargas baru dapat segera direspon Kementerian ESDM agar dapat direalisasikan langsung kepada masyarakat. (id72)












