BANDA ACEH (Waspada.id): Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) melantik dan mengambil sumpah 25 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh dalam prosesi yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur, pada Jumat (27/02/2026) malam usai shalat tarawih.
Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan kosong dan sebagai bagian dari penyegaran organisasi guna memperkuat kinerja pemerintahan.
“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan agar semakin responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka sesuai peraturan perundang-undangan dan mekanisme manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik:
1. Ir. T. Robby Irza, S.SiT, M.T – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh
2. Dr. A. Murtala, M.Si – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh
3. Ir. Abdullah, ST, CFrA, CITA – Inspektur Aceh
4. Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh
5. Dr. Ir. Zulkifli, M.Si – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh
6. Murthalamuddin, S.Pd, MSP – Kepala Dinas Pendidikan Aceh
7. Erwin Ferdinansyah, ST, MT – Kepala Dinas Pengairan Aceh
8. Dr. Muhazar H, SKM, M.Kes – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin
9. drh. Safridhal – Kepala Dinas Peternakan Aceh
10. Reza Ferdian, S.STP, M.Si – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh
11. Reza Saputra, SSTP, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh
12. Dr. T. Aznal Zahri, S.STP, M.Si – Kepala Dinas Pertanahan Aceh
13. Taufik, ST, M.Si – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh
14. Dr. Munawar, MA – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh
15. Asnawi, ST, M.S.M – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh
16. Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh
17. Budi Afrizal, SKM, MKM – Kepala Dinas Sosial Aceh
18. Bahrón Bakti, ST, MT – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh
19. Dr. Husnan, ST, MP – Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Hubungan Kerja Sama
20. Bob Mizwar, S.STP, M.Si – Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh
21. Teuku Hendra Faisal, SE, M.Si – Wakil Direktur Administrasi dan Umum Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin
22. dr. Novita, Sp.JP(K) – Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin
23. Zahrol Fajri, S.Ag, M.H – Kepala Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh
24. Daniel Arca, A.Ks, M.Si – Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh
25. M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.A.P – Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh
Gubernur menegaskan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) menjadikan visi dan misi Pemerintah Aceh sebagai arah kebijakan. Visi pembangunan Aceh 2025–2030 adalah “Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan”, yang dijabarkan ke dalam tujuh misi utama meliputi pelaksanaan Syariat Islam, implementasi kekhususan Aceh, kemandirian ekonomi, infrastruktur inklusif, peningkatan sumber daya manusia, penguatan tata kelola, dan pelestarian lingkungan.
“Misi pembangunan ini harus diterjemahkan ke dalam program nyata setiap SKPA,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur meminta kerja optimal dan kolaborasi lintas sektor, percepatan pemulihan pascabencana, serta soliditas dan disiplin ASN. Kepala SKPA diminta menjadi teladan dalam integritas dan memastikan arahan pimpinan diterjemahkan secara cepat dan terukur.
Percepatan realisasi anggaran tahun 2026 juga ditegaskan agar tepat waktu, sasaran, dan manfaat, dengan proses administrasi yang dipercepat namun tetap menjaga akuntabilitas. Jajaran SKPA juga diminta segera menyusun rancangan anggaran tahun 2027 berbasis prioritas strategis.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Aceh, asisten Sekda, staf ahli gubernur, para kepala SKPA, Kepala Biro di Lingkungan Setda Aceh, serta Ketua TP PKK Aceh dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh. Pelantikan diharapkan memperkuat soliditas dan kinerja birokrasi Aceh dalam mewujudkan target pembangunan.(hulwa)












