40 Stand Meriahkan Expo UMKM

Pj Bupati Tabuh Rapai Buka Expo

  • Bagikan
Expo UMKM dibuka dengan ditandai penabuhan gendang rapai di Alun-Alun Suka Makmue, Kamis (7/12) sore. (Waspada/Muji Burrahman)
Expo UMKM dibuka dengan ditandai penabuhan gendang rapai di Alun-Alun Suka Makmue, Kamis (7/12) sore. (Waspada/Muji Burrahman)

NAGAN RAYA (Waspada): Sebanyak 40 stand memeriahkan Expo UMKM Di Nagan Raya yang dilaksanakan tiga hari, 7-9 Desember 2023, di Alun-alun Suka Makmue, Jumat (8/12),

Pembukaan ditandai penabuhan gendang Rapai oleh Pj Bupati Nagan Raya didampingi Ketua DPRA Teuku Raja Keumangan, perwakilan Disperindagkop Aceh, Rosti Maidar dan Forkopimda yang bertemakan ‘Inovasi Lokal Untuk Pasar Global’.

“Expo ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi yang ada di desa-desa,” kata Pj Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas dalam pembukaan Expo UMKM.

Pj Bupati menjelaskan, melalui pameran keanekaragaman budaya seni dan produk-produk unggulan di Nagan Raya bisa menggerakkan kembali pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
 
Pagelaran Expo UMKM Produk Unggulan yang sumber dananya berasal dari anggaran pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRA Teuku Raja Keumangan dan dimeriahkan 40 stand UMKM itu,  memamerkan berbagai produk olahan, jelas Fitriany 

Ia menyebutkan, kerajinan yang ada di Expo ini diantaranya, kerajinan rotan, eceng gondok, batok kelapa, olahan batu giok serta stand kuliner, sebut Fitriany.

Fitriany menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas diselenggarakannya event tersebut di Nagan Raya. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya,” ujar Fitriany.

Expo UMKM itu dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dengan mengangkat kembali kearifan lokal hasil budaya dan produk unggulan serta menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap produk lokal.

“Semoga UMKM ini bisa jadi agenda tahunan di Nagan Raya untuk memperkuat kolaborasi antara inovator industri kreatif, pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.

Fitri menambahkan, expo ini bukan hanya memamerkan produk dan jasa UMKM unggulan, tapi juga menggerakkan semangat kewirausahaan dan transformasi UMKM agar mampu bersaing dan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu merespons tantangan masa depan.

Pada kesempatan itu juga diadakan lomba memasak menu yang bergizi oleh pelaku UMKM, guna menekan angka stunting di Nagan Raya. 

Sementara Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Aceh, Azhari S.Ag.,M.Si, diwakili Kepala UPTD KUMKM, Rosti Maidar, SE, M.Si, mengatakan, Expo UMKM Produk Unggulan ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 7-9 Desember 2023 dengan jumlah 40 stand dan 60 peserta UMKM.

“Khusus pelaku UMKM diadakan lomba masak, demo masak, dan pada acara ini juga ditampilkan pentas seni dan pojok konsultasi sebagai media berbagi pengetahuan dalam upaya penguatan, pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Nagan Raya,” jelas Rosti Maidar.

Kita harapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam memajukan UMKM diwilayah ini, serta membantu mereka meningkatkan daya saing dan produktivitas pelaku usaha, ujar Rosti 

“Saya mengajak masyarakat Aceh, khususnya di Nagan Raya untuk berpartisipasi dengan membeli UMKM Aceh, agar usaha UMKM dapat semakin maju, mampu menekan angka kemiskinan, laju inflasi, menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga roda perekonomian Aceh semakin lebih baik lagi,”ajaknya

Wakil Ketua DPRA, Teuku Raja Keumangan atau akrab disapa TRK menyampaikan, kegiatan Expo UMKM Produk Unggulan ini, sumber dananya berasal dari anggaran pokok pikiran (Pokir) dirinya.

“Walaupun dalam keadaan sibuk, saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Nagan Raya serta menghadiri pembukaan UMKM Produk Unggulan ini,” ujar TRK.

Ia berharap, semoga dengan diadakan expo ini dapat meningkatkan atau mempromosikan kuliner-kuliner khas Nagan Raya, seperti Gulee Jruek (gulai asam durian) serta kerajinan-kerajinan tangan lainnya. 

“Karena UMKM ini adalah urat nadinya perekonomian masyarakat, dimana saat negara lain tercabik-cabik ekonominya, tapi negara kita Indonesia bertahan disegi perekonomian akibat kuatnya UMKM, karena UMKM ini merupakan salah-satunya roh perekonomian,” kata mantan Kepala Bappeda Nagan Raya itu.

Usai pembukaan expo, Pj Bupati didampingi TRK, Rosti Maidar dan Forkopimda berkunjung ke stand di arena expo.

Pada prosesi pembukaan juga di tampilkan tarian kreasi Bungong Lawang dari Group Sanggar Seni Makmue Beusare.(b22)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *