464 Napi Nyoblos Di LP Lhokseumawe, 127 Lainnya Kehilangan Hak Pilih

- Aceh
  • Bagikan
Kalapas Klas II A Lhokseumawe Untung Cahyo Sidharto mengawasi pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dalam penjara agar tetap berjalan dengan baik dan lancar,Rabu (14/2).Waspada / Zainuddin. Abdullah
Kalapas Klas II A Lhokseumawe Untung Cahyo Sidharto mengawasi pelaksanaan Pemilu tahun 2024 dalam penjara agar tetap berjalan dengan baik dan lancar,Rabu (14/2).Waspada / Zainuddin. Abdullah

LHOKSEUMAWE (Waspada): Terhitung sebanyak 464 napi telah mendapat hak pilihnya pada pemilu tahun 2024, ikut mencoblos suaranya di dua TPS dalam Lapas Kelas II A Kota Lhokseumawe dengan tertib, sedangkan 127 napi lainnya tidak mendapatkan hak pilihnya, Rabu (14/2).

Pelaksanaan pemilu tahun 2024 di dua TPS dalam Lapas Kelas II A Kota Lhokseumawe berjalan dengan lancar dan mulus.

Pantauan dilapangan, Para warga binaan itu sangat antusias ikut nyoblos dengan membentuk barisan antrian untuk memasuki arena TPS.

464 Napi Nyoblos Di LP Lhokseumawe, 127 Lainnya Kehilangan Hak Pilih

Sedangkan bagi yang sudah mencoblos napi langsung kembali memasuki ruang tahanan.

Tampak Kalapas Klas II A Untung Cahyo Sidharto mengawasi dan memantau langsung jalannya proses pemilihan agar tetap terkendali dengan tertib di TPS setempat.

Bahkan sebelumnya, PJ Walikota Lhokseumawe A. Hanan dan Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto beserta rombongan ikut memantau langsung pelaksanaan pemilu dalam Lapas setempat.

Para pejabat kelas teras itu tampak sumringah dan gembira melihat pemilu tahun 2024 berjalan dengan baik dalam penjara setempat.

Kalapas Klas II A Lhokseumawe Untung Cahyo Sidharto mengatakan pelaksanaan pemilu tahun 2024 dalam lapas setempat berjalan dengan baik tanpa ada terkendala suatu apa pun.

464 Napi Nyoblos Di LP Lhokseumawe, 127 Lainnya Kehilangan Hak Pilih

Disebutkannya jumlah penghuni lapas sebanyak 591 orang, namun 464 diantaranya mendapatkan hak pilihnya. Jumlah itu sudah termasuk DPT dan DPTb.

“Sedangkan sisa sekitar 127 orang lainnya tidak bisa mendapatkan hak pilihnya, karena kekurangan administrasi data yang tidak valid. Meski kami sudah berupaya berkoordinasi dengan KIP, namun hasilnya tetap tidak dapat terverifikasi. Sehingga yang tidak mendapat hak pilih kita beri pemahaman agar dapat ikhlas,” ujarnya.

Kalapas juga mengaku untuk pengamanan pihaknya juga dibantu oleh petugas Polres Lhokseumawe dan petugas Satlinmas. Sehingga situasi dan kondisi pelaksanaan pemilu berjalan dengan kondusif dan lancar. (b09)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *