Aceh

Abdya Kejutkan Level Nasional, Masuk 8 Besar UHC

Abdya Kejutkan Level Nasional, Masuk 8 Besar UHC
Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, saat menerima penghargaan peringkat ke-8 se-Indonesia, dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) dan meraih UHC Award 2026 Kategori Utama (tertinggi), di Jakarta, Selasa (27/1).Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

BLANGPIDIE (Waspada.id): Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kembali membuat kejutan di level nasional. Tanpa hingar-bingar seremoni, daerah ini menembus peringkat ke-8 se-Indonesia, dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) dan meraih UHC Award 2026 Kategori Utama (tertinggi).

Pengakuan itu menempatkan Abdya sejajar dengan daerah-daerah besar dan mapan di Indonesia. Sebuah capaian yang tidak lahir dari pidato panjang, melainkan dari kerja sunyi, memastikan hampir seluruh warganya terlindungi jaminan kesehatan.

Di saat banyak daerah masih berkutat pada data kepesertaan yang timpang, Abdya justru melaju konsisten. UHC bukan sekadar angka administratif, tetapi soal akses nyata masyarakat terhadap layanan kesehatan, dari desa pesisir hingga wilayah pedalaman. Dan di titik inilah Abdya dinilai berhasil.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, dalam rangkaian Deklarasi dan Pencanangan UHC di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1). Namun yang lebih penting dari panggung penghargaan adalah pesan di baliknya: daerah kecil pun bisa unggul bila kebijakan menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Masuknya Abdya dalam daftar 75 kabupaten/kota penerima UHC Award Kategori Utama bersama daerah lainnya seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, hingga kota-kota besar di Jawa, menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan kesehatan tidak selalu ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh keberpihakan.

Kini tantangannya bukan lagi soal pengakuan, melainkan menjaga kualitas layanan. UHC sejati bukan berhenti pada kepesertaan, tetapi pada kemudahan berobat, layanan yang manusiawi dan rumah sakit yang benar-benar siap melayani rakyat.

Abdya sudah membuktikan bisa masuk papan atas nasional. Tinggal satu soal: apakah prestasi ini akan dirawat, atau sekadar dicatat lalu dilupakan?(id82)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE