Aceh

Aceh Besar Usul Pembangunan Embung Dan Waduk Ke Komisi V DPR-RI

Aceh Besar Usul Pembangunan Embung Dan Waduk Ke Komisi V DPR-RI
Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri menyerahkan usulan percepatan pembangunan embung dan waduk kepada pimpinan Komisi V DPR-RI saat kunjungan kerja spesifik peninjauan proyek jalan Tol Trans Sumatera Sigli–Banda Aceh dan gerbang tol di wilayah Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (9/4/2026). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

KOTA JANTHO (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mengajukan permohonan percepatan pembangunan embung dan waduk kepada Komisi V DPR-RI sebagai langkah strategis memperkuat sektor pertanian dan ketahanan air di daerah Aceh Besar.

Permohonan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR-RI di sejumlah lokasi strategis di Aceh Besar, Kamis (09/4/2026), meliputi proyek jalan Tol Trans Sumatera Sigli–Banda Aceh, TPA Regional Blang Bintang, serta Gerbang Tol Seksi III Kota Jantho KM 32+000.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Aceh Besar juga menyerahkan sejumlah usulan program pembangunan kepada pimpinan Komisi V DPR-RI yang diterima oleh H. Irmawan, Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, untuk menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan nasional.

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah percepatan pembangunan embung dan waduk yang dinilai sangat penting guna mendukung kebutuhan irigasi pertanian, terutama saat musim kemarau.

“Kami telah menyiapkan beberapa usulan yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di bidang infrastruktur dan pertanian. Usulan tersebut kami serahkan kepada Komisi V DPR RI agar dapat menjadi perhatian bersama,” kata Syukri.

Ia mengatakan Kabupaten Aceh Besar merupakan daerah yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Karena itu, keberadaan infrastruktur sumber daya air seperti embung dan waduk sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Aceh Besar merupakan daerah pertanian. Sebagian besar masyarakat kami bermata pencaharian di sektor tersebut. Karena itu, dukungan pembangunan infrastruktur yang menunjang sektor pertanian sangat kami harapkan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri mendampingi rombongan Komisi V DPR RI saat kunjungan kerja spesifik peninjauan tempat pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (9/4/2026). Waspada.id/Ist

Selain menyampaikan usulan pembangunan, Syukri juga mengapresiasi kunjungan kerja Komisi V DPR-RI ke Aceh Besar. Ia berharap kunjungan tersebut dapat membawa dampak positif bagi percepatan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan penanganan dampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu dari Komisi V DPR-RI ke Aceh, khususnya ke Kabupaten Aceh Besar. Mudah-mudahan kunjungan ini dapat membawa perhatian dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa persoalan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah antara lain terkait pembangunan dan akses infrastruktur, termasuk jalan tol, serta dampak banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Menurutnya, banjir tidak hanya berdampak pada infrastruktur jalan dan permukiman warga, tetapi juga memengaruhi kawasan hutan dan lahan masyarakat yang menjadi sumber penghidupan warga.

“Beberapa waktu terakhir kita juga menghadapi persoalan pasca banjir yang berdampak pada berbagai sektor, baik infrastruktur maupun kawasan hutan serta lahan masyarakat. Kami berharap dukungan pemerintah pusat melalui Komisi V DPR-RI dapat membantu percepatan penanganan persoalan tersebut,” tuturnya.

Meski demikian, Syukri menyebut kondisi di Aceh Besar relatif masih dapat dikendalikan dan sebagian besar dampak musibah dapat ditangani dengan cepat oleh pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk kondisi di Aceh Besar sendiri, musibah yang terjadi tidak terlalu berat dan sebagian besar dapat kami selesaikan dalam waktu yang relatif cepat,” pungkasnya.

Terakhir, Kunjungan kerja Komisi V DPR-RI tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh Besar dan Aceh secara umum. (id67)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE