Aceh Singkil Terima Penghargaan Peringkat Pertama Program Germas Se-Indonesia

- Aceh
  • Bagikan
Daftar penerima penghargaan kepada Pemerintah Daerah, berdasarkan monitoring dan evaluasi (Monev) Kemendagri, atas keberhasilan dalam melaksanakan gerakan menanam cabai. WASPADA/ist
Daftar penerima penghargaan kepada Pemerintah Daerah, berdasarkan monitoring dan evaluasi (Monev) Kemendagri, atas keberhasilan dalam melaksanakan gerakan menanam cabai. WASPADA/ist

SINGKIL (Waspada): Kabupaten Aceh Singkil berhasil meraih peringkat pertama dari 61 kabupaten/kota se-Indonesia, dalam program nasional gerakan menanam serentak (Germas).

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil dalam melaksanakan gerakan menanam cabai sebagai upaya pengendalian inflasi daerah selama setahun terakhir.

“Alhamdulillah Program Gerakan Menanam Serentak (Germas) yang dilakukan, Kabupaten Aceh Singkil berhasil mendapat juara pertama se-indonesia dari 61 Pemerintah Daerah seluruh Indonesia,” kata Penjabat Bupati Aceh Singkil Drs Azmi MAP kepada Waspada.id di Singkil, Rabu (27/12/2023).

Aceh Singkil Terima Penghargaan Peringkat Pertama Program Germas Se-Indonesia
Pj Bupati Drs Azmi didampingi Ketua PKK Ny Emma Azmi, Kadis Pertanian H Kuatno, Kadis Pangan Abdul Haris, saat melakukan Gerakan Menanam Serentak (Germas) di sejumlah sekolah di Singkil, baru-baru ini. WASPADA/Ariefh

Prestasi ini berhasil diraih berkat kerjasama dan kekompakan antara Forkopimda, para SKPK, para Camat serta seluruh Kepala Desa yang telah mendukung dan melaksanakan Program Gerakan Menanam Serentak (Germas) ini.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Forkopimda, para SKPK para Camat dan kepala desa yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pangan sehat masyarakat ini,” ucap Azmi.

Ini merupakan langkah awal kita untuk merubah image Aceh Singkil yang selama ini hanya sebagai konsumen, namun kedepan akan merangkak naik menjadi produsen, katanya.

“Mudah-mudahan ke depan Gerakan Menanam ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita,” ucapnya

Lebih lanjut kata Azmi, untuk keberlanjutan gerakan menanam bersama ini katanya, Pemkab Aceh Singkil akan menargetkan Program Menanam 1 hektar setiap kecamatan. Dan setelah itu akan kita wujudkan pula 1 hektar untuk 1 desa, dengan membudidayakan tanaman holtikultura.

Di samping itu, termasuk menciptakan sentra perikanan darat dan laut. Agar kedepan akan lahir industri perikanan di Kabupaten Aceh Singkil, untuk mensejahterakan masyarakat Aceh Singkil. Sebab kedua potensi tersebut sangat memungkinkan dan cocok untuk dikembangkan di Aceh Singkil, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dari hasil sumber pangan yang sehat dan bergizi, terang Azmi.

Sebelumnya, Rapat Koordinasi (Rakor) dalam Pengendalian Inflasi Daerah yang dilaksanakan secara Daring (Dalam Jaringan) bersama Irjen Kemendagri Drs. Tomsi Tohir Balaw, MSi, Rabu (27/12).

Rakor yang turut dihadiri 61 Pimpinan Daerah itu, Tomsi memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Singkil yang telah berhasil dalam melaksanakan Gerakan Menanam Cabai bersama tersebut. Sebab disebutkannya, cabai merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi di Indonesia. Dan gerakan menanam cabai ini mesti dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga ketersediaan cabai dengan harga yang stabil, sebutnya. (B25)

  • Bagikan