BLANGPIDIE (Waspada.id): Arah baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dimulai. Akmal Al-Qarasie M.Sos, dipercaya memimpin Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Abdya periode 2026–2029, menandai fase konsolidasi pengusaha muda menuju peran yang lebih strategis, dalam pembangunan ekonomi daerah.
Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV BPC HIPMI Abdya di Pendopo Bupati, Selasa (10/2), Akmal membawa agenda yang menekankan penguatan kualitas wirausaha, perluasan jejaring bisnis dan penciptaan iklim usaha yang kompetitif.
Di bawah kepemimpinannya, HIPMI Abdya diarahkan tidak sekadar menjadi organisasi profesi, tetapi motor penggerak lahirnya pengusaha muda yang profesional, tangguh dan adaptif terhadap perubahan ekonomi. “HIPMI harus menjadi ruang akselerasi bagi pengusaha muda. Fokus kami adalah peningkatan kapasitas, inovasi usaha dan penguatan jaringan, baik di level lokal maupun nasional,” ujar Akmal.
Ia menegaskan, sinergi dengan pemerintah daerah, akan menjadi pendekatan utama dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara dunia usaha dan pemerintah, merupakan prasyarat bagi terciptanya iklim investasi dan kewirausahaan yang berkelanjutan.
Akmal juga menekankan pentingnya konsolidasi internal pengusaha muda di Abdya. Seluruh potensi kewirausahaan, kata dia, harus dirajut dalam satu ekosistem yang saling menguatkan, bukan berjalan sendiri-sendiri. “Kami ingin membangun kemitraan yang solid antar pengusaha muda, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang usaha dan investasi,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru ini, HIPMI Abdya diharapkan tidak hanya hadir dalam forum-forum organisasi, tetapi tampil sebagai aktor ekonomi daerah yang mampu mendorong pertumbuhan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing Abdya di tingkat regional. (Id82)











