Aceh

Antrean BBM di Bener Meriah Mereda, Aktivitas SPBU Kembali Normal

Antrean BBM di Bener Meriah Mereda, Aktivitas SPBU Kembali Normal
SPBU Mawadah Panteraya. (Waspada.id/Istt)
Kecil Besar
14px

REDELONG (Waspada.id): Kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bener Meriah kini kembali normal setelah sebelumnya sempat dipadati antrean panjang akibat aksi panic buying yang dipicu isu kelangkaan BBM.

Pantauan di sejumlah SPBU pada Sabtu (7/3/2026) menunjukkan aktivitas pengisian bahan bakar sudah berjalan lancar. Antrean kendaraan yang beberapa hari lalu sempat mengular hingga ke bahu jalan kini tidak lagi terlihat.

Salah satu SPBU yang sebelumnya dipadati kendaraan adalah SPBU Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam. Namun pada hari ini situasi di lokasi tersebut terpantau kondusif dan pelayanan berlangsung seperti biasa.

“Hari ini pelayanan sudah kembali normal. Antrean tidak lagi panjang seperti kemarin. Pasokan BBM juga aman dan pengiriman dari depo tetap berjalan stabil,” ujar Idiyar, salah seorang pekerja di SPBU Pante Raya.

Sebelumnya lonjakan antrean terjadi setelah beredarnya isu di media sosial yang menyebutkan akan terjadi kelangkaan BBM akibat ketegangan geopolitik global. Informasi yang tidak terverifikasi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat sehingga banyak warga mengisi bahan bakar secara bersamaan dengan kapasitas penuh.

Sehari sebelumnya, Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto memastikan bahwa stok BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepastian itu disampaikan setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU di Kabupaten Bener Meriah menyusul munculnya isu kelangkaan BBM.

Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan pada Jumat (6/3/2026), pasokan BBM ke seluruh SPBU di Bener Meriah, mulai dari wilayah Wih Pesam hingga Bandar, tetap berjalan normal dengan pengiriman rutin dari Lhokseumawe.

“Kami sudah melakukan pengecekan di beberapa SPBU seperti Pante Raya, Teritit dan Bandar. Dari hasil koordinasi dengan pengelola SPBU, stok BBM rata-rata masih aman dan distribusi berjalan lancar. Setiap hari ada pasokan yang dikirim dari Lhokseumawe,” kata AKBP Aris Cai Dwi Susanto.

Data ketersediaan BBM di sejumlah SPBU juga menunjukkan kondisi yang stabil. Di SPBU Mawaddah Putri Mandiri (Wih Pesam) misalnya, tersedia Pertalite sekitar 16.000 liter dan Dexlite 8.000 liter, sementara Biosolar dan Pertamax dalam proses pengiriman rutin.

Di SPBU Pelong Linge (Gegerung) tercatat ketersediaan sekitar 21.000 liter Pertalite, 3.000 liter Pertamax, 4.000 liter Solar, serta 2.000 liter Dexlite.

Sementara itu SPBU Cahaya Budi Gasindo (Bandar) memiliki stok masing-masing 8.000 liter untuk Pertalite, Pertamax dan Biosolar. Adapun SPBU Bemerindo Burni Telong (Timang Gajah) menyiagakan sekitar 8.000 liter Pertalite dan 8.000 liter Pertamax.

Kapolres menegaskan suplai BBM dari Pertamina tidak mengalami kendala sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Karena itu masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.(id.86)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE