Bakri Siddiq Sidak Pasar Tradisional

Pastikan Ketersediaan Dan Harga Kebutuhan Pokok

  • Bagikan
Bakri Siddiq Sidak Pasar Tradisional

BANDA ACEH (Waspada): Usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di daerah secara daring melalui platform zoom meeting dengan Mendagri Tito Karnavian, Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq langsung meninjau sejumlah pasar tradisional di Banda Aceh, Senin (7/11).

Pasar Seutui menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Pj Wali Kota yang turut didampingi unsur Forkopimda Banda Aceh dan para Kepala SKPK terkait. Dari Seutui, rombongan kemudian bergerak ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Bakri Siddiq Sidak Pasar Tradisional
Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, sedang nerdialog dengan pedagang mengenai ketersediaan dah harga kebutuhan pokok di Pasar Seutui dan Pasar Mahirah Banda Aceh. (Waspada/Zafrullah)

Kunjungan Bakri Siddiq di kedua pasar tersebut untuk memantau ketersediaan dan harga berbagai barang kebutuhan pokok. Bakri juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk menyerap aspirasi pedagang dan pengunjung pasar.

Menurut Pj Wali Kota, kunjungan ke pasar tradisional hari ini untuk menindaklanjuti instruksi Mendagri dalam hal pengendalian inflasi. “Tadi pagi ada beberapa arahan beliau, salah satunya melakukan sidak ke pasar-pasar untuk memastikan ketersediaan barang dan terkendalinya harga.”

Dari hasil peninjauan di kedua pasar tersebut, Bakri mengatakan stok dan harga barang kebutuhan pokok di Banda Aceh seperti beras, minyak goreng, gula, dan bawang, dan cabai relatif stabil. “Alhamdulillah tadi kita lihat langsung di pasar-pasar, stok mencukupi dan harga juga relatif stabil,” ujarnya.

Hal itu sejalan dengan tren penurunan inflasi yang sedang terjadi di Banda Aceh. Berdasarkan data dari BPS, inflasi Oktober tercatat sebesar 6,92 persen atau lebih rendah bila dibandingkan dengan kondisi pada September 7,85 persen. “Ini tentu berkat upaya segenap stakeholder dan dukungan masyarakat, terutama warga pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut Bakri menyebutkan di samping sidak pasar, Pemerintah Kota Banda Aceh juga telah melaksanakan arahan Mendagri lainnya, seperti menggelar operasi pasar dan memastikan kelancaran distribusi barang. “Pada 11-14 Oktober lalu, memasuki perayaan maulid nabi, operasi pasar sudah kita lakukan di beberapa titik. Sejumlah komoditi kita subsidi harganya untuk masyarakat.”

Kemudian terkait distribusi barang kebutuhan pokok dari luar kota, Pemko Banda Aceh juga senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi. “Komunikasi dengan kabupaten/kota selaku produsen/distributor juga terus kita lakukan untuk memastikan pasokan barang ke Banda Aceh tetap terjaga,” sebutnya.

Sebagai informasi, inflasi tahunan (year on year) Banda Aceh saat ini lebih rendah dari Provinsi Aceh, yakni 7,38 persen. “Kita yakin pada bulan-bulan berikutnya, laju inflasi ini bisa terus kita tekan, seiring dengan beragam program stimulus dan membaiknya kondisi keuangan pasca pandemi Covid-19,” bungkas Bakri Siddiq.  (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *