SUBULUSSALAM (Waspada.id): Musibah banjir yang melanda Kota Subulussalam berakibat sejumlah fasilitas umum rusak. Kerugian ditaksir mencapai Rp3,9 miliar.
Laporan tim terkait diterima Waspada.id, Sabtu, (29/11), kerusakan terbanyak terjadi pada jembatan gantung.
Setidaknya lima unit jembatan gantung, masing-masing di Namo Kongker, panjang 60 meter di Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri, kerugian ditaksir Rp500 juta.
Lalu, Nantampuk Mas, 50 meter di Desa Lae Mbersih, Kecamatan Penanggalan, ditaksir kerugian material Rp400 juta. Pegayo, 70 meter di Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri rusak berat, kerugian diperkirakan mencapai Rp600 juta.
Selanjutnya Sikalondang, Desa Sikalondang, 60 meter, kerugian mencapai Rp500 juta dan di Dusun Mulia, Desa Penanggalan Timur, enam meter rusak berat, kerugian ditaksir Rp200 juta.
Satu unit jembatan di jalan Suka Makmur, 7 meter mengalami rusak berat, kerugian mencapai Rp200 juta.
Selain itu, dua ruas jalan rusak parah, yakni jalan Subulussasalam – Runding di Desa Sikalondang, panjang 300 meter. Estimasi kerugian Rp1 miliar dan ruas jalan Makam Sultan Daulat, 50 meter, ditaksir kerugian mencapai Rp500 juta. (id90)












