IDI (Waspada.id): Banjir susulan terjadi di Aceh Timur, Kamis (8/1). Dampaknya, 41 desa dalam lima kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air antara 30-80 centimeter.
Kecamatan terdampak banjir antara lain, Julok, Birem Bayeun, Pante Bidari, Sungai Raya, Serbajadi, Simpang Ulim dan Indra Makmu, serta Madat. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky, S.Hi, MSi, telah mengintruksikan agar camat segera melaporkan secara detail kondisi terkini pasca banjir susulan di wilayah masing-masing ke Posko Bencana Kabupaten Aceh Timur.

Masing-masing pihak kecamatan melaporkan jumlah desa yang terendam banjir ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang selama ini poskonya di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur di Idi.
Plt. Kepala BPBD Aceh Timur, Afifuddin, terpisah membenarkan adanya banjir susulan yang melanda sebagian wilayahnya. “Kita masih terus memantau dan memonitor kecamatan yang dilanda banjir, bahkan terpantau ada titik pengungsi di Indra Makmu,” kata Afifuddin.

Untuk mengevakuasi warga, pihaknya telah mengirimkan Tim SAR bersama speedboat. “Ada sejumlah speedboat yang kita kerahkan ke Indra Makmu, karena debit air semakin cepat naik disejumlah desa, seperti Seuneubok Cina, Alue Ie Mirah dan Julok Rayeuk Selamat,” ujar Afifuddin. (id77)











