BANDA ACEH (Waspada.id): Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina dari perairan Samudera Hindia, Selasa (20/1/2026), setelah mengalami kondisi medis darurat saat berlayar.
Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan korban bernama Gaetos Ferdinand Jr. Vengazo, 32, kru kapal tanker V Glory yang tengah berlayar dari Gwangyang, Korea Selatan, menuju Port Zirku, Uni Emirat Arab (UEA). Korban dilaporkan mengalami sakit perut hebat di bagian kanan sehingga membutuhkan penanganan medis segera.
“Informasi awal kami terima dari Basarnas Command Center pada pukul 07.30 WIB terkait permintaan bantuan evakuasi medis,” ujar Ibnu Harris.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banda Aceh langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan menyusun rencana evakuasi. Pada pukul 08.30 WIB, Tim SAR gabungan bertolak dari pelabuhan menuju lokasi kapal.
Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berhasil dijemput dan dipindahkan ke KN SAR Kresna untuk dibawa menuju daratan. Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, kapal sandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Setibanya di darat, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) menuju RSUD Zainal Abidin Banda Aceh guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Basarnas Banda Aceh memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman dan lancar berkat koordinasi cepat antarunsur SAR yang terlibat. (Hulwa)










