Bayi Penderita Hidrosefalus Di Langsa Butuh Bantuan

- Aceh
  • Bagikan
Bayi Penderita Hidrosefalus Di Langsa Butuh Bantuan

LANGSA (Waspada): Sungguh malang nasib Niswa Ufaira, bayi perempuan yang berusia satu bulan, harus rela menahan perihnya sakit yang ia derita dari penyakit Hidrosefalus (penumpukan cairan di rongga otak) yang diderita sejak lahir.

Niswa Ufaira, anak kedua dari pasangan Ryan Fahreza, 26 dan Risa Audiana, 24, merupakan warga Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Ketika disambangi Waspada.id, Rabu (12/4) didampingi Geuchik Gampong Sungai Pauh Firdaus Hendra Saputra, SH, bayi mungil Niswa Ufaira terlihat terbaring dalam ayunan dengan saluran selang yang terhubung ke kepalanya itu untuk mengeluarkan cairan.

Menurut penuturan kedua orang tua dari Niswa Ufaira, sejak lahir di RSUD Langsa tepatnya 6 Maret 2023, anak tersebut sudah kelihatan ukuran kepala tidak normal seperti bayi-bayi lainnya.

Jadi saat itu, dokter RSUD Langsa memutuskan Niswa Ufaira agar dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Sesampainya di sana, setelah dilakukan CT Scan kepala hasilnya positif terkena penyakit hidrosefalus hingga dilakukan operasi pertama, urai Ryan Fahreza.

“Berdasarkan keterangan dokter anak kami harus dilakukan operasi lanjutan tergantung kondisi. Insyaallah hari ini, Rabu (12/4) kembali akan bergerak ke RSUZA untuk melakukan perawatan rutin. Saat ini saya terkendala dana untuk membawa anaknya ke rumah sakit Banda Aceh kembali,” ujarnya lagi.

Bayi Penderita Hidrosefalus Di Langsa Butuh Bantuan
Geuchik Gampong Sungai Pauh Firdaus Hendra Saputra bersama kedua orang tua Niswa Ufaira Bayi Penderita Hidrosefalus, Rabu (12/4). Waspada/Munawar

Ryan Fahreza mengucapkan terimakasih kepada Istri Pj Wali Kota Langsa, Cut Safrida atas kunjungan dan bantuannya, begitu juga kepada Geuchik Gampong Sungai Pauh Firdaus yang telah memberikan donasi dari dana desa untuk biaya perawatan anaknya, termasuk untuk para dokter rumah sakit serta semua pihak yang memperhatikan anaknya.

Ryan mengaku dalam kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas, penghasilannya pun tak sebanding dengan beban yang harus ia tanggung, demi mengobati buah hatinya itu.

Sementara, Geuchik Gampong Sungai Pauh Firdaus, Hendra Saputra, SH mengatakan, dalam perawatan kesehatan Niswa Ufaira membutuhkan waktu panjang, sehingga perlu dilakukan penggalangan dana karena keluarga mengalami keterbatasan biaya.

“Kami mengharapkan kepada Pemerintah dan para dermawan untuk meringankan beban warga kami yang sedang mengalami cobaan dengan menderita penyakit Hidrosefalus,” harap Hendra.

Bagi dermawan yang ingin berbagi atau membantu Niswa Ufaira dapat menghubungi nomor WhatsApp 082278275308 dan mendonasikan ke rekening BSI: 7198258495 atas nama Ryan Fahreza (Orang tua Niswa Ufaira).

Dengan harapan, ananda Niswa Ufaira lekas diberikan kesembuhan dan mukjizat dari yang Maha Kuasa. “Kami berdoa agar budi baik para dermawan mendapatkan balasan setimpal dari Allah SWT,” imbuh Geuchik Gampong Sungai Pauh Firdaus Hendra Saputra. (b24)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *