Scroll Untuk Membaca

Aceh

BC Langsa Terima Ribuan Batang Rokok Ilegal Tangkapan Polisi

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, Sulaiman, didampingi Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, saat memberikan keterangan pers, di Aula Bea Cukai Langsa, Jumat (19/1) sore. Waspada/Rapian
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, Sulaiman, didampingi Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, saat memberikan keterangan pers, di Aula Bea Cukai Langsa, Jumat (19/1) sore. Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, menerima pelimpahan penindakan ribuan batang rokok ilegal tanpa pita cukai dari Polres Langsa.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Kuala Langsa, Sulaiman, saat konferensi pers, di Aula Bea Cukai, Jumat (19/1) menjelaskan Bea Cukai Langsa menerima pelimpahan penindakan rokok illegal dari Polres Langsa sebanyak 939.400 batang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

BC Langsa Terima Ribuan Batang Rokok Ilegal Tangkapan Polisi

IKLAN

“Penindakan ini merupakan salah satu bentuk sinergi dan kerjasama yang erat antara Bea Cukai Langsa dengan Polres Langsa, sebagai bagian dari upaya bersama dalam menanggulangi perdagangan barang ilegal di wilayah Kota Langsa,” jelas Sulaiman.

Adapun kronologisnya, penindakan dilakukan pada Rabu, 17 Januari 2024, antara pukul 03.00 hingga 04.00 wib, di sebuah bangunan yang berlokasi di Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa,

Sedangkan pelaku dari kegiatan ilegal ini adalah MSY, seorang pedagang yang memakai gudang bangunan tersebut. Barang hasil penindakan ini mencakup 639.400 batang rokok H1 Mild Gold tanpa dilekati pita cukai, dan 300.000 batang rokok Luffman tanpa dilekati pita cukai sehingga total hasil penindakan ini adalah sebanyak 939.400 batang rokok illegal tanpa dilekati pita cukai, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp2.235.772.000 dan perkiraan kerugian negara sekitar Rp1.476.379.828.

Kemudian kronologis kejadian dimulai pada dini hari tanggal 17 Januari 2024, saat Sat Reskrim Polres Langsa menerima informasi tentang pengiriman rokok ilegal menggunakan mobil box menuju sebuah gudang di Kota Langsa.

Meskipun tidak menemukan kendaraan tersebut, tim berhasil menemukan gudang yang diduga menimbun rokok ilegal. Pemakai gudang, MSY, akhirnya ditemukan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa gudang tersebut menimbun sebanyak 93 karton dan 47 slop rokok tanpa dilekati pita cukai merek H1 Mild Gold dan Luffman. Selanjutnya, tim Sat Reskrim Polres Langsa melakukan pelimpahan perkara kepada KPPBC TMP C Langsa dengan menyerahkan barang hasil penindakan berupa rokok merek H1 Mild Gold dan Luffman sebanyak 939.400 batang dan 1 orang terduga pelaku diamankan ke Bea Cukai Langsa untuk diproses lebih lanjut.

Lantas adapun dasar hukum dari dugaan pelanggaran di bidang cukai tersebut terdapat pada Pasal 54dan/atau Pasal 56 Undang-undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai yang berbunyi.

“Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dan/atau menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan Barang Kena Cukai yang berasal dari tindak pidana berdasarkan Undang-undang ini dipidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

”Bea Cukai Langsa memastikan bahwa langkah ini adalah upaya konkret dalam menegakkan hukum, serta sebagai bagian dari komitmen untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran barang ilegal, khususnya di sektor rokok, melalui sinergi yang baik dengan Polres Langsa, Kodim, Kejaksaan, Imigrasi dan berbagai pihak,”urainya.

Sementara Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, menyatakan dimana rokok ilegal ini merugikan negara juga masyarakat, tindakan ini tidak bisa ditolerir.

“Rokok tanpa pita cukai itu merugikan negara dan ditangkapnya ini adalah kerjasama serta sinergi semua pihak,” paparnya. (crp).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE