Belasan Kaum Duafa Warga Abdya Terima Bantuan Rumah Layak Huni

- Aceh
  • Bagikan
Pj Bupati Abdya Darmansah, menyerahkan secara simbolis rumah layak huni, untu warga duafa di Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie. Rabu (3/4).Waspada/Syafrizal
Pj Bupati Abdya Darmansah, menyerahkan secara simbolis rumah layak huni, untu warga duafa di Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie. Rabu (3/4).Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Belasan kaum duafa warga Kabnupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (3/4), menerima penyaluran bantuan rumah layak huni, dari Pemkab Abdya. Dimana, penyerahan secara simbolis dilakukan Pj Bupati Darmansah, kepada salah seorang kaum duafa warga Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie.

Hadir dalam kegiatan seremoni namun menjadi penentu nasib anak bangsa dalam menentukan tempat tinggal layak huni, khususnya di wilayah ‘Nanggroe Breuh Sigupai’ hari itu, Pj BUpati Darmansah, Kapolres AKBP Agus Suliastianto SH SIK, mewakili Kajari Abdya, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona S.Sos, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Darmansah berpesan kepada penerima manfaat, agar menempati rumah itu dengan segera, karena sudah menjadi hak milik. “Rawat rumah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga ini menjadi berkah di bulan suci Ramadhan dan menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1445 Hijriah,” pesannya.

Belasan Kaum Duafa Warga Abdya Terima Bantuan Rumah Layak Huni
Kepala Baitul Mal Abdya Zulbaili Djunet SPd. Rabu (3/4).Waspada/Syafrizal

Kepala Baitul Mal Abdya Zulbaili Djunet SPd mengatakan, jumlah keseluruhan bantuan rumah duafa yang dibangun pada tahun 2023 lalu tersebut, sebanyak 17 unit. Dimana, bantuan itu berasal dari Pemkab Abdya melalui Baitul Mal, dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah (BAS), serta dari Perusahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Abdya, yaitu PKS PT Mon Jambe.

Untuk bangunan rumah bantuan kaum duafa type 36 itu, disediakan oleh Pemkab Abdya sebanyak 14 unit. Sementara 3 unit lainnya, terdiri dari satu unit bantuan dari BSI, satu unit dari BAS dan satu unit dari PKS PT Mon Jambe. “Alhamdulillah, Insya Allah dalam tahun ini sudah bisa ditempati masing-masing penerima,” kata Zulbaili.

Zulbaili juga menyebutkan, walaupun jenis rumah dengan type yang sama, namun dari segi penggunaan biaya anggaran sedikit berbeda. Dimana, Pemkab Abdya menyediakan anggaran sebesar Rp 90 juta perunit. Sedangkan BSI membangun dengan dana Rp 115 juta. Demikian juga BAS sekitar Rp105 juta, serta PT Mon Jambe, juga melebihi anggaran Rp 100 juta.

Rumah bantuan layak huni itu dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, teras, dapur dan juga kamar mandi. Mereka yang mendapatkan rumah bantuan dimaksud, tersebar dalam beberapa Kecamatan di Abdya. Masing-masing Kecamatan Manggeng 3 unit, Lembah Sabil 1 unit, Blangpidie 2 unit, Susoh 2 unit, Kuala Batee 4 unit dan Babah Rot 4 unit. “Sedangkan untuk yang dibangun oleh BSI, BAS dan PT Mon Jambe, disesuaikan dengan lokasi wilayah kantor masing-masing melalui dana CSR,” urai Zulbaili.

Zulbaili juga mengatakan, pada tahun 2024 ini, pihaknya juga akan membangun tujuh (7) unit rumah duafa lagi, sesuai dengan laporan yang diterima pihaknya, dengan melakukan seleksi serta observasi ke lapangan. “Insya Allah, hasil seleksi kita ini sangat layak dan tepat sasaran,” pungkasnya.(b21)

  • Bagikan