SUBULUSSALAM (Waspada): Menyembelih hewan kurban adalah ibadah terbaik usai melaksanakan shalat sunat Idil Adha dan waktunya hingga hari ketiga, Hari Tasyrik.
Karenanya, kaum muslimin yang punya rezeki dianjurkan berkurban dan waktunya tak hanya 10 Zulhijjah tetapi termasuk selama hari tasyrik, yakni 11 s/d 13 Zulhijjah atau 18 s/d 20 Juni 2024. Hari tasyrik, masa untuk menyembelih hewan kurban dan diharamkan berpuasa pada masa itu.
Demikian antara Khutbah Idul Adha, Ustaz Armansyah Batubara, S.PdI di Masjid Al Iman, Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Senin (17/6).
Dikatakan, tak ada kata terindah yang diucapkan di pagi hari Idul Adha, kecuali alhamdulillah atas segala nikmat iman dan Islam yang Allah berikan. Kemenangan bagi umat Islam, Hari Raya Idul Adha, momen memuji dan mengagungkan asma Allah SWT.
Dikatakan, imbalan menunaikan puasa Sunah Tarwiyah (hari: Sabtu dan atau Arafah, hari Minggu lalu) dihapus dosa dua tahun. Setahun lalu dan setahun mendatang. “Orang yang berpuasa Sunat Tarwiyah dan Arafah diampunkan Allah dosanya selama dua tahun, setahun lalu dan setahun mendatang,” jelas Arman, menyetir pesan Rasulullah SAW.
Dijelaskan Da’i Perbatasan Provinsi, wilayah kerja Kampong Jontor itu, tidak ada jaminan bagi siapapun akan berjumpa dengan Tarwiyah, Arafah, melaksanakan puasa atau shalat Id tahun depan.
“Maka patut disyukuri, hari ini kita dapat rezeki, bisa shalat sunat Idul Adha dan melaksanakan rangkaian amalan sunat di bulan ini,” tegasnya, ingatkan jamaah untuk senantiasa memperbanyak shalawat agar kelak mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW.
Banyaknya rezeki diterima setiap hamba, disebut tidak Allah minta dibayar. “Jangankan membayar, menghitung pun tidak akan ada yang mampu,” tegas Arman, pastikan yang diminta Allah atas rezeki itu syukuri, laksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.
Usai shalat Id, seperti dilaporkan Pengurus Masjid Al Iman dilakukan penyembelihan dua ekor sapi dan lima ekor kambing di area masjid itu. (b17)












