BKPSDM Pidie Terapkan Tanda Tangan Elektronik

- Aceh
  • Bagikan
Mulyadi Nurdin, Kepala BKPSDM Pidie. Waspada/Ist
Mulyadi Nurdin, Kepala BKPSDM Pidie. Waspada/Ist

SIGLI (Waspada): Untuk mencapai efisiensi kinerja PNS. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie mulai menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) dalam layanan kepegawaian.

Kepala BKPSDM Pidie, Mulyadi Nurdin, Lc, MH, Selasa (19/9) mengatakan, tanda tangan elektronik merupakan upaya untuk mewujudkan e-government yang terpercaya, cepat, mudah dan efisien.

Ia menjelaskan sejak September 2023, semua SK kenaikan pangkat dan yang akan naik jabatan akan menggunakan tanda tangan elektronik atau digital signature. Dengan begitu PNS tetap fokus melakukan tugas tanpa terkendala berkas administrasi kenaikan pangkat atau jabatan.

“Untuk PNS yang naik pangkat periode Oktober 2023 SK nya sudah menggunakan digital signature, yang telah melalui sertifikasi oleh BSrE atau Balai Sertifikasi Elektronik,” jelas Mulyadi Nurdin.

Mulyadi Nurdin menambahkan bahwa penerapan TTE dalam rangka mewujudkan E-government serta digital government.

“Dengan adanya tanda tangan elektronik proses penerbitan SK akan lebih mudah, cepat, dan aman, semua bisa diverifikasi keasliannya,” tambah Mulyadi Nurdin.

Menurutnya dengan penerapan digital signature, penandatanganan surat menyurat dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Dengan demikian, diharapkan adminitrasi hingga layanan publik dapat berjalan lebih cepat.

“Proses tanda tangan elektronik ini hanya membutuhkan jaringan internet, Selama ada akses internet, TTE dapat dilakukan. Sehingga sangat praktis, cepat, dan efisien. Ini secara bertahap dimulai dengan SK kenaikan pangkat, harapannya ke depan semua layanan kepegawaian akan dilengkapi dengan TTE,” papar Mulyadi Nurdin.

Mulyadi menjelaskan bahwa selain menjamin keaslian dan efisiensi, penggunaan TTE juga dapat menghemat penggunaan kertas dalam jumlah banyak, ini juga berdampak pada keselamatan lingkungan.

Mulyadi Nurdin menambahkan bahwa proses tanda tangan elektronik tersebut telah terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk saat kita prioritaskan pada menu layanan yang terintegrasi dengan SIASN, selanjutnya kita kembangkan ke layanan yang lebih luas,” pungkas Mulyadi Nurdin.(b06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *