BPIP- RI Gandeng Pemkab Aceh Tamiang

Sosialisasi Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila

- Aceh
  • Bagikan
BPIP- RI Gandeng Pemkab Aceh Tamiang
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi penguatan pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat yang dilaksanakan BPIP -RI pada Jumat (8/3) di gedung DPRK Aceh Tamiang.(Waspada/Yusri)

ACEH TAMIANG (Waspada): Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan sosialisasi penguatan pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat.

Kepala BPIP-RI Prof. Drs. K. H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D dalam sambutannya pada kegiatan yang berlangsung Jumat (8/3) di ruang sidang utama gedung DPRK Aceh Tamiang menyampaikan, bahwa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia merupakan proklamasi terhebat sepanjang sejarah di muka bumi.

Hal itu dikarenakan melalui proklamasi kemerdekaan tersebut telah membebaskan dan mempersatukan kembali 57 negara (kerajaan) hanya dengan waktu 59 detik,” tutur Prof. Yudian.

Ia juga mengatakan, hubungan antara Islam dan Pancasila tertuang pada Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Kemanusiaan menjadi titik temu agama-agama di dalam Pancasila, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Karena kemanusiaan Pancasila merupakan kemanusiaan konstitusional yang menempatkan setiap penduduk Indonesia sebagai warga negara yang memiliki kedudukan setara di hadapan konstitusi dan hukum.

“Maka nilai kemanusiaan tersebut juga mengacu pada penghormatan terhadap kewarganegaraan, ” sebutnya seraya mengatakan, nilai kemanusiaan bersifat universal dimana agama-agama memuliakannya dan juga pada saat yang bersamaan juga bersifat nasional dan konstitusional.

Deputi Hubungan Antar Lembaga Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP-RI. Ir. Prakoso, M.M mengatakan, dimana sebaran bangsa Indonesia ini dari Sabang sampai Merauke ada sekitar 1754 pulau di tanah air, dengan luas daratan sekitar 2 juta kiloliter persegi dan dengan luas lautan kurang lebih 3 juta kiloliter persegi dan dengan jumlah penduduk kurang lebih sekitar 278 juta yang tersebar di pulau-pulau besar dan pulau-pulau kecil yang disatukan dengan deklarasi perjuangan.

Pancasila telah menyatukan kita, karena kita adalah Bhinneka tunggal Ika, “karena itu, Pancasila merupakan pandangan hidup dengan melaksanakan prinsip – prinsip menjadi perilaku aktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” demikian ungkapnya.

Pj. Bupati Aceh Tamiang diwakili Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Tri Kurnia menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung atas terlaksananya kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila ini.

Pancasila sebagai benteng negara dan dasar negara yang menjadi landasan pondasi utama titik acuan kita dalam mengatur kehidupan, berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejak dirumuskannya sebagai dasar negara dalam sidang penyelidik usaha kemerdekaan pada 1 Juni 1945 dan disahkan secara konstitusional pada 18 Agustus 1945 Pancasila dikatakan sebagai falsafah negara dan pandangan hidup ideologi nasional.

Lanjutnya, sebagai sebuah negara bangsa besar yang memiliki konsepsi dan cita-cita yang jelas, “hari ini bagaimana kita memperdalam pemahaman, penghayatan dan mempercayai nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila dan saling keterkaitan antara satu sama lainnya,” pungkas Tri Kurnia.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan plakat oleh Kepala BPIP-RI Prof. Drs. K. H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D kepada Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Tri Kurnia dan penyerahan senjata khas Aceh Tamiang Tumbok Lada oleh Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Tri Kurnia Kepada Kepala BPIP-RI Prof. Drs. K. H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Sementara pemaparan materi langsung disampaiakn Direktur Sosialisasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Prof. Dr. Agus Muhammad Nazir, S.Ag. M.Ag. Adapun peserta pada kegiatan ini meliputi unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, OKP, LSM dan para Datok Penghulu dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. (b15)

  • Bagikan