BANDA ACEH (Waspada.id): Perum Bulog memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng di Aceh dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Ihsan, mengatakan sebelum terjadinya bencana, Bulog Aceh memiliki stok beras sekitar 60 ribu ton. Stok tersebut menjadi penopang utama dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah kondisi darurat.
“Sebelum bencana, stok kita sekitar 60 ribu ton. Itu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat distribusi sempat terkendala,” ujar Ihsan kepada Waspada.id, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, meski sebagian stok telah disalurkan untuk bantuan bencana dan stabilisasi harga, ketersediaan beras saat ini masih dalam kondisi aman hingga setelah Lebaran.
Selain beras, Bulog Aceh juga memastikan pasokan minyak goreng Minyakita tetap terjaga. Saat ini, Bulog Aceh mengelola stok minyak goreng sekitar 191.428 liter, dengan penugasan distribusi rata-rata 30 ribu liter per bulan.
“Minyakita terus kita salurkan setiap bulan untuk menjaga ketersediaan dan harga tetap stabil,” katanya.
Ihsan menegaskan, penyaluran Minyakita diawasi ketat agar dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter di tingkat pengecer.
“Kalau ada yang menjual di atas HET, akan kita tindaklanjuti bersama Satgas Pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa secara nasional Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Aceh per 18 Januari 2026 tercatat sebesar 62.820 ton.
“Stok beras di seluruh wilayah Aceh sangat aman dan mencukupi hingga Idul Fitri 2026,” kata Rizal dilansir dari Antaranews, Senin (19/1/2026).
Menurut Rizal, stok tersebut menjadi fondasi Bulog dalam menjalankan berbagai penugasan pemerintah, mulai dari stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga tanggap darurat bencana.
Hingga pertengahan Januari 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan dan CBP di Aceh telah mencapai 14.435 ton, termasuk bantuan beras sebanyak 9.980 ton.
Untuk wilayah dataran tinggi seperti Takengon dan Bener Meriah, Bulog juga memperkuat pasokan melalui pengiriman tambahan beras dari Cabang Lhokseumawe sebanyak 5.000 ton serta distribusi lintas wilayah sebesar 1.200 ton.
Dengan dukungan stok beras dan Minyakita tersebut, Bulog memastikan kebutuhan pangan masyarakat Aceh tetap terpenuhi dan harga tetap stabil selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. (Hulwa)












