KUTACANE (Waspada.id): Bupati Aceh Tenggara, HM. Salim Fakhry, SE MM, kecewa terhadap pelayanan pesawat Susi Air rute Aceh-Sumatera Utara-Aceh Tenggara yang delay selama lima jam lebih di Bandara Internasional Kualanamu akibat dari penumpang carteran.
Keluhan ini, disampaikannya di Kantor Golkar Aceh Tenggara, seusai menghadiri acara silaturahmi dengan pengurus partai tersebut, Sabtu (14/3).
Ketua DPD I Golkar Aceh tersebut, menyampaikan keluhan kekecewaan itu terkait atas keterlambatan dirinya dalam menghadari agenda silaturahmi yang mengakibatkan molornya hingga berjam-jam lamanya.
Disebutkannya, keterlambatan dirinya dalam agenda silaturahmi bersama pengurus gabungan anak partai tersebut, disebabkan oleh jadwal penerbangan yang delay selama lima jam lebih di Bandara Internasional Kualanamu.
“Terlambat karena delay selama lima jam lebih di Bandara Kualanamu, sehingga berdampak terhadap acara silaturahmi ini,” sebut kepala daerah tersebut.
Dijelaskannya, bahwa jadwal penerbangan pesawat Susi Air rute Aceh-Sumatera Utara-Aceh Tenggara yang mulai boarding pukul 7.30 WIB hingga take off pada pukul 9.30 WIB, ditunda akibat dari penjemputan penumpang carteran.
“Ditunda akibat dari penjemputan penumpang carteran ke Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, sehingga ditunda take off nya pada pukul 14.30 WIB,” terangnya.
Bahkan, ia berpesan kepada maskapai pesawat Susi Air agar mengutamakan layanan penerbangan yang fair play khususnya terhadap masyarakat penumpang umum lainnya. “Kita berharap layanan maskapai pesawat Susi Air berlangsung sportif,” cetusnya.(id80)











