BLANGPIDIE (Waspada.id): Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menunjukkan komitmen kuat terhadap kesejahteraan anak yatim dan masyarakat kurang mamp, selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaman Akli.
Melalui program yang dijalankan bersama Baitul Mal Abdya, Pemkab Abdya menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim, dalam kegiatan berbuka puasa bersama, yang berlangsung di Pendopo Bupati Abdya, Jumat (13/3).
Sebanyak 736 anak yatim menerima santunan, masing-masing Rp400 ribu, yang langsung ditransfer ke rekening penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Selain santunan, Pemkab Abdya juga menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak yatim dan fakir miskin, sebesar Rp1 juta per anak, dengan rincian Rp800 ribu untuk biaya pendidikan dan Rp200 ribu untuk kebutuhan bahan makanan.
Tak hanya itu, Pemkab juga akan menyalurkan bantuan pakaian sekolah bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu, melalui program yang dikelola oleh Dinas Sosial Abdya.
Safaruddin menegaskan, perhatian terhadap anak yatim dan masyarakat miskin, merupakan salah satu prioritas Pemkab. Ia mengungkapkan, pemerintah juga terus melakukan kunjungan lapangan, untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga, yang dinilai belum layak huni. “Masih ada rumah masyarakat yang beralaskan tanah dan berdinding papan. Ke depan saya bertekad untuk menganggarkan program agar masyarakat bisa hidup lebih layak. Setelah itu barulah kita fokus memperkuat ekonomi mereka,” ujar Safaruddin.

Ia juga mendorong anak-anak yatim, agar tetap bersemangat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita. Untuk memastikan tidak ada anak yatim yang terabaikan, Safaruddin mengimbau setiap pejabat eselon di lingkungan pemerintah daerah, agar minimal menyantuni satu anak yatim secara berkelanjutan. “Anak-anak yatim harus terus sekolah dan mengejar cita-cita. Jangan sampai ada yang putus sekolah. Jika ada yang putus sekolah, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.
Safaruddin juga meminta dukungan doa dari masyarakat, agar Kabupaten Abdya dapat terus berkembang, serta para pejabat semakin peka terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya kehidupan anak-anak yatim.
Program santunan dan bantuan pendidikan tersebut, diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu di Abdya.(id82)











