Dandim 0101/KBA Siap Back Up Kongres Peradaban Aceh II Di ISBI Aceh

- Aceh
  • Bagikan
Dandim 0101/KBA Siap Back Up Kongres Peradaban Aceh II Di ISBI Aceh
Dandim 101/Kota Banda Aceh Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han) saat menerima Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd dan rombongan, diruang kerjanya, Kodim 0101/KBA, Jumat (15/3). (Waspada/Ist)

BANDA ACEH (Waspada): Komandan Distrik Militer (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han) siap memback-up even akbar Kongres Peradaban Aceh (KPA) II yang akan dilaksanakan di ISBI Aceh, Kota Jantho Aceh Besar pada 6-8 Mei 2024.

Hal itu disampaikan Dandim 101/Kota Banda Aceh Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han) saat menerima Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd dan rombongan, Jumat (15/3) di kantornya.

Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han) yang baru sekitar empat bulan bertugas di Aceh mengatakan merasa terhormat dan bangga dikunjungi oleh rombongan ISBI Aceh. “Terkait kegiatan KPA II yang akan dilaksanakan di ISBI Aceh, Dandim menyebutkan siap membantu sesuai dengan kemampuan,” pungkasnya.

Sementara itu Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd menjelaskan tentang keberadaan dan program-program di ISBI Aceh serta kegiatan KPA II. Untuk itu, Prof Wildan mengajak pihak Dandim 0101/KBA juga ikut peran dan berpartisipasi serta dukungan untuk mensukseskan KPA II.

Dandim 0101/KBA Siap Back Up Kongres Peradaban Aceh II Di ISBI Aceh
Rektor ISBI Aceh, Prof Dr Wildan MPd dan rombongan, foto bersama Dandim 101/Kota Banda Aceh Letkol Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han) usai pertemuan di Kodim 0101/KBA, Jumat (15/3). (Waspada/Ist)

“Kami sangat berterima kasih karena sudah diterima dan akan menerima sekecil apapun fasilitas yang diberikan kami sangat senang,” pungkasnya.

KPA II yang mengangkat tema Pemerkasaan Seni dan Budaya Aceh di Era Kecerdasan Buatan akan dilaksanakan pada 6-8 Mei 2024 di Kota Jantho yang akan diisi dengan Seminar Internasional, Pemeran dan Pertunjukan, 10 Workshop, Kemah Seniman dan Budayawan, Khanduri Budaya dan berbagai pertunjukan seni dan budaya.

“Output KPA II dengan rekomendasi pembakuan ejaan bahasa Aceh, museum peradaban Aceh, dan juga lahirnya program studi sejarah,” pungkas Prof Wildan.

Pada pertemuan tersebut turut dihadiri Al Munzir, S.Pd.I.,M.Si. Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan dan Umum ISBI Aceh, Nadra Akbar Manalu, S.Pd., M.Sn. Ketua Senat ISBI Aceh/ Koprodi Tari. Ichsan, M.Sn. Korpus Humas dan Publikasi Ilmiah, Arismunandar, .Pd.I., M.Ag. Kepala UPA Ajang Gelar dan Dokumentasi Seni Budaya, Achmad Zaki, M.A. Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan. (b05)

  • Bagikan