BLANGKEJEREN (Waspada.id): Dansubsatgas Percepatan Penanganan Bencana Aceh, Kolonel Inf Ali Imran, meninjau langsung sejumlah infrastruktur yang rusak parah akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Gayo Lues, Kamis (22/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan akses transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Ali Imran mengatakan, Gayo Lues menjadi salah satu daerah prioritas pemerintah pusat dalam program percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah barat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Salah satunya Kabupaten Gayo Lues. Daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Atas arahan Presiden Prabowo melalui Dansatgas Percepatan Jembatan dan Infrastruktur Bencana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, percepatan pemulihan segera dilakukan,” ujarnya.
Menurut Ali Imran, TNI Angkatan Darat akan membangun sejumlah jembatan Bailey dan jembatan gantung untuk memulihkan akses yang terputus, termasuk jalur utama penghubung Gayo Lues dan Aceh Timur.
“Terdapat akses vital antar kabupaten yang terputus. Ini akan segera dibangun kembali. Selain itu, jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan desa juga akan dikerjakan,” katanya.

Ia menjelaskan, personel Yonzipur 16/DA telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis dan persiapan pembangunan. Sejumlah alat berat juga telah tiba di Gayo Lues.
“Direncanakan pembangunan tiga jembatan Bailey dan beberapa jembatan gantung, di antaranya di Desa Pepelah, Desa Uring, dan Desa Pintu Rime, Kecamatan Pining,” jelasnya.
Selain meninjau infrastruktur, Ali Imran bersama Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra juga mengunjungi permukiman warga terdampak dan lokasi pengungsian. Ia berdialog dengan masyarakat serta menyapa anak-anak korban bencana.
Kehadiran Dansubsatgas disambut antusias warga. Masyarakat berharap percepatan pembangunan dapat segera memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi yang sempat terganggu.
Ali Imran mengapresiasi ketangguhan warga Gayo Lues dalam menghadapi bencana.
“Saya salut. TNI dan masyarakat di sini bersinergi kuat saling membantu. Mereka tabah menghadapi cobaan ini. Insya Allah jembatan segera rampung sehingga aktivitas dan perekonomian kembali normal,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ali Imran dan rombongan juga berbaur bersama warga dan anak-anak dalam kegiatan seni Saman khas Gayo Lues, sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban terdampak. (Hulwa)










