Scroll Untuk Membaca

Aceh

DCT DPRK Aceh Tenggara 311 Orang

DCT DPRK Aceh Tenggara 311 Orang
Saat pelantikan dan pengambilan sumpah 8 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Aceh Singkil diakhir masa jabatan Bupati Dulmusrid, pada 19 Juli 2022 lalu. SK 5 jabatan diantaranya dibatalkan karena tidak mengantongi rekomendasi dari KASN. Waspada/Arief H
Kecil Besar
14px

KUTACANE (Waspada): Sebanyak 311 orang dari Partai Politik Nasional dan Partai Lokal, tercatat sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRK Aceh Tenggara untuk pemilu Legislatif tahun 2024 akan datang.

Ketua KIP M.Safri Desky (foto) didampingi Sekretaris KIP Agara, Supli Hadi kepada Waspada, Sabtu (4/11) mengatakan, berdasarkan pengumuman Nomor 8 /PL.01.5- PU/ 1102/2023, 311 orang Daftar Calon Tetap anggota DPRK tersebut, berasal dari 16 partai politik nasional dan partai lokal sesuai.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

DCT DPRK Aceh Tenggara 311 Orang

IKLAN

Dari 311 DCT tersebut, 24 orang merupakan incumben atau anggota DPRK Aceh Tenggara aktif yang kembali mencalonkan diri pada Pileg 2024 akan datang, sedangkan sisanya mantan anggota DPRK, ketua Partai politik dan pendatang baru yang populeritasnya terbilang tinggi.

Dari 16 Partai politik yang mendaftarkan calegnya ikut bersaing merebut 30 kursi di DPRK Agara tersebut, Partai Aceh merupakan yang terbanyak mendaftarkan kadernya untuk maju sebagai caleg di DPRK dengan jumlah kader sebanyak 32 orang.

Disusul Partai NasDem, Partai Golkar dan PAN masing-masing sebanyak 30 orang, PKB dan Hanura 29 orang caleg, Partai Demokrat 27 orang, PKS 25 caleg, Partai Gerindra 22 orang, PPP 19 orang. Sedangkan Parpol paling sedikit mendaftarkan calegnya untuk DPRK Agara yakni, Perindo sebanyak 2 orang, Gelora 4 orang caleg, Partai Buruh 5 orang, PNA 7 orang, PSI sebanyak 8 orang dan Partai PDIP sebanyak 12 orang Caleg.

Sementara anggota DPRK yang masih duduk dan kembali ikut bersaing pada pemilu legislatif 2024 akan datang diantaranya, Sarlinawati, Ketua DPRK saat ini, Deni Febrian Roza, Suhailudin, Arnold, Samsuariadi, Julia Susanti dari Partai Golkar.

Kemudian, mantan Wakil Bupati, H.Bukhari, Wakil Ketua 1 DPRK, Jamudin Selian, Elfizen, Roy Hendra Purnomo, Musyadi, Jeminah, Rajuandi, Mufti Desky, Kasri Selian dan Sukri Win Bensu (Hanura), Wakil Ketua 2 DPRK ,Maruan Hanafi, Bustami Ramud, Riyanto dan Zaini (Gerindra), Rudi (NasDem), T.Dedy Faisal (Partai Aceh) dan Timbul Hasudungan Samosir (PDIP) serta Marwan Husni (PAN).

Dapil Agara 1 Ketat
Kendati pada beberapa Daerah Pemilihan diprediksi bakal terjadi persaingan untuk merebut kursi DPRk Agara menyusul banyaknya mantan Anggota DPRK, Ketua Parpol, mantan Kepala Dinas dan pengusaha terdaftar dslam DCT, namun beberapa pengamat politik lokal mengatakan, tampaknya Dapil Agara 1 yang meliputi kecamatan Babussalam, Lawe Bulan dan kecamatan Deleng Pokhkisen merupakan Dapil paling ketat.

Masalahnya, selain masih ikut bersaingnya beberapa incumben anggota DPRK saat ini, mulai dari Sarlinawati, Bustami Ramud, Jamudin Selian dan T.Dedy Faisal, ada juga beberapa anak mantan pejabat dan mantan pejabat yang memiliki pengaruh besar dan memiliki massa yang besar ditengah-tengah masyarakat seperti Putri Niken Jile dari Sakim Fakhry, Mirza Al Mahbubi anak dari H Ali Basrah serta Gegoh Mustawa Madya, putra mantan Bupati H.Raidin Pinim, ditambah kehadiran Jamudin Selian, M.Rafi dan beberapa tokoh muda berpengaruh lainnya.(b16).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE