BIREUEN (Waspada.id): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, melakukan inpeksi mendadak Gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, menemukan sisa bantuan bencana, Senin (12/1).
Wakil Ketua I DPRK Bireuen, Surya Dharma, kepada Waspada.id, mengatakan sidak yang dipimpinnya tersebut, bersama sejumlah dewan lainnya menemukan tumpukan sisa bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor hingga hari ini masih menumpuk di gudang milik Pemerintah Kabupaten Bireuen.
“Berdasarkan hasil pemberitaan di salah satu media online, memang benar adanya, kita menemukan masih banyak sisa bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor yang masih menumpuk di dua gudang BPBD,” kata Surya Dharma.
Dijelaskan Wakil I DPRK Bireuen, sebagian besar gudang tersebut masih dipenuhi bantuan logistik. Salah satu gudang BPBD terlihat menyimpan berbagai kebutuhan dasar, seperti kasur, makanan ringan, mie instan, air mineral, dan beras hingga alat kerja seperti cangkul, sekrup, sapu, dan kereta sorong.
“Padahal alat alat ini, masih sangat dibutuhkan oleh korban banjir dan tanah longsor untuk membersihkan rumahnya yang hingga hari ini masih dipenuhi lumpur, tanah dan pasir. Kondisi gudang tampak penuh, hampir tidak menyisakan ruang kosong. Gudang satu lagi dipenuhi beras,” jelas Surya Dharma.
Bukan hanya gudang itu saja yang disidak, DPRK Bireuen juga mendatangi gudang Dinas Sosial Bireuen yang dampinggi oleh langsunh oleh kepala Dinas, itu berdampingan dengan gudang BPBD, disitu tidak ada lagi bantuan hanya tersisa beberapa kursi roda, tenda tanggap darurat untuk kebutuhan rumah kebakaran.
“Bantuan untuk korban banjir bandang tidak ada lagi disini sudah disalurkan. Hanya saja beberapa jenis barang itu untuk kebutuhan rutin yang disalurkan secara mendadak, bila terjadinya kebakaran rumah,” terang Surya Dharma.
Sidak yang dilaksanakan oleh DPRK Bireuen tersebut ke gudang BPBD, tidak ada Kepala pelaksananya di tempat, saat ditelepon ia meminta bertemu di kantor DPRK.
Dalam pertemuan para anggota dewan meminta untuk segera menyalurkan sisa bantuan kepada korban bencana banjir bandang.

Diterangkan Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu , pihaknya melakukan sidak ke gudang BPBD dan Dinsos, selain menindaklanjuti pemberitaan di sebuah media, juga sebagai wakil rakyat pihaknya juga menjalankan fungsi pengawasan.
“Kita sudah meminta Kalak BPBD untuk segera menyalurkan sisa-sisa bantuan untuk korban bencana ini dan langsung disahuti oleh Kalak BPBD dan mengaku siap menyalurkannya segera mungkin melalui kecamatan, dan ke desa-desa yang berdampak bencana,” sebut Surya.
Anggota Dewan Bireuen juga meminta camat untuk proaktif, agar tidak ada korban yang tidak memdapatkan bantuan serta mengajak masyarakat dan Keuchik gampongnya terkena banjir terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar segera dilakukan pendistribusiannya.
Korban bencana dan para keuchik yang masih membutuhkan bantuan, untuk segera berkoordinasi dengan camat agar biar segera bisa dilakukan pendistribusian bantuan dari gudang BPBD Bireuen yang masih sangat banyak sisanya ke desa-desa.

“Kami juga mendorong Pemkab Bireuen untuk menyalurkan sisa bantuan bencana itu ke pedalaman Desa Salah Sirong Jaya dan Alue Limeng Kecamatan Jeumpa, ke Dusun Bivak Desa Krueng Simpo Kecamatan Juli, yang masih terisolir dan sulit dilalui kendaraan, serta ke Gampong yang terkena dampak lainnya yang kondisi,” sebutnya.
Dalam sidak tersebut turut hadir anggota Fraksi Partai Aceh (PA) Sufyannur dan dari Fraksi Juang Bersama Surya Yunus dari PAN, serta dari Fraksi PKB selain Surya Dharma, juga hadir Ketua Fraksi Nanda Rizka (Abi Nanda), M Niyanusi, Adnen Nurdin, Ismail, Muhammad Arif, dan Saifannur.
Sedangkan dalam pertemuan dengan Kalak BPBD di kantor DPRK Bireuen, juga tampak hadir Samsul Azmi dari Fraksi PA, Azhar dari Farksi Nasdem, dan dari Fraksi Golkar hadir Muhammad Amin atau Keuchik Min. (Id73)











