LANGSA (Waspada): Diguyur hujan sejak Kamis (08/01/2026) Subuh, Krueng/Sungai Langsa mulai meluap dan mengenangi pemukiman warga di seputaran bantaran sungai, sementara warga sudah mulai bersiaga khawatir terjadi banjir susulan.
Amatan wartawan, hujan yang mengguyur kawasan Langsa dan sekitarnya mulai Kamis (08/01/2026) sekira pukul 04:30 hingga saat ini masih berlangsung hujan. Meski hujan tidak begitu deras, tapi intensitas hujan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Selain itu, dampak dari hujan yang belum juga reda aliran krueng Langsa yang melintasi kawasan perkotaan di Langsa, debit air terus bertambah dan sudah mulai merendam kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kondisi ini semakin diperparah dengan air laut yang sedang berlangsung pasang mati, sehingga air yang mengalir ke laut tertahan dengan air laut yang sedang pasang.
Sementara, warga yang sudah trauma dengan kejadian banjir pada 26 November 2025 lalu masing-masing sudah bersiaga untuk mengungsi, takut air datang secara tiba-tiba.

Informasi lainnya yang berseliweran di plafon media sosial di hulu Krueng/Sungai Langsa juga diduga ada tumpukan kayu akibat pembalakan liar yang masih tertahan seluas 2 km tertahan batu besar, sehingga jika tumpukan tersebut tersapu luapan air di hilir dikhawatirkan kayu-kayu tersebut bisa menghancurkan rumah-rumah di kawasan DAS.
Namun hingga kini belum ada informasi akurat tentang kebenaran tumpukan kayu akibat pembalakan tersebut. Sementara aparat terkait juga belum melakukan identifikasi kayu-kayu yang berada di hulu Krueng Langsa.(id75)











