AcehKesehatan

Dinkes Aceh Kirim Lagi 210 Personel EMT Terpadu, Fokus Di Tujuh Kabupaten

Dinkes Aceh Kirim Lagi 210 Personel EMT Terpadu, Fokus Di Tujuh Kabupaten
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, yang juga menjabat Ketua HEOC Dinkes Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, saat melepas tim EMT Terpadu Batch VI di halaman Dinkes Aceh pada Jumat (16/1). (Waspada.id/Ist)
Kecil Besar
14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Health Emergency Operation Center (HEOC) Dinas Kesehatan Aceh mengerahkan 21 Tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Batch VI untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat terdampak bencana di tujuh kabupaten di Aceh. Ketujuh kabupaten tersebut meliputi Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Masing-masing tim terdiri dari 10 personel terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker/tenaga farmasi, psikolog, dan tenaga kesehatan lainnya dari masing-masing sub-kluster, termasuk tenaga gizi, tenaga sanitasi lingkungan, promkes, pencegahan dan pengendalian penyakit, dan kesehatan jiwa, sehingga jumlah semua personel yang diturunkan mencapai 210 orang.

Sebanyak 120 personel tersebut dibagi ke dalam 21 tim, dengan rincian Pidie Jaya (2 tim), Aceh Utara (4 tim), Aceh Timur (3 tim), Aceh Tamiang (3 tim), Bener Meriah (3 tim), Aceh Tengah (4 tim), dan Gayo Lues (2 tim).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, yang juga menjabat Ketua HEOC Dinkes Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, mengatakan pengiriman EMT kali ini difokuskan untuk menjangkau desa-desa yang sangat terpencil, yang selama ini hanya sesekali mendapatkan kunjungan pelayanan kesehatan dari tim relawan maupun EMT Dinas Kesehatan Aceh.

“Fokus penerima manfaat kali ini adalah desa sangat terpencil yang memang hanya sesekali dikunjungi oleh tim relawan maupun EMT Dinas Kesehatan Aceh,” ujar Ferdiyus, saat melepas tim ini pada Jumat (16/1) di halaman Dinkes Aceh.

Ia berharap kehadiran EMT Batch VI ini dapat meningkatkan frekuensi pelayanan kesehatan di wilayah sasaran. “Mudah-mudahan dengan pengiriman EMT Batch VI Dinkes Aceh ini, frekuensi pelayanan kesehatan di daerah yang dilayani dalam seminggu bisa lebih dari satu kali dikunjungi,” katanya.

Selain itu, Ferdiyus menegaskan bahwa pengiriman EMT Terpadu ini juga ditujukan untuk melayani masyarakat terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian di tujuh kabupaten tersebut. “Bagi masyarakat yang terdampak di pengungsian yang masih ada di tujuh kabupaten ini, diharapkan dapat menerima pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim EMT Terpadu Dinkes Aceh,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, saat tim relawan berkunjung ke desa-desa terdampak, masyarakat kerap mengeluhkan keterbatasan obat-obatan dasar. “Sering disampaikan keluhan terkait ketiadaan obat, seperti obat gatal, obat batuk, dan obat-obatan umum lainnya,” ungkap Ferdiyus.

Melalui kehadiran EMT Batch VI ini, Dinas Kesehatan Aceh berharap ketersediaan layanan dan obat-obatan dapat terpenuhi sekaligus memperkuat upaya pengendalian penyakit pascabencana. “Termasuk mengendalikan penyakit pasca banjir, terutama ISPA, campak, diare, dan penyakit lainnya,” pungkasnya. (id65)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE