Edukasi Tertib Lalulintas Untuk Kades Di Abdya

- Aceh
  • Bagikan
Satlantas Polres Abdya memberikan edukasi kepada para Kades dan aparatur desa, tentang tertib lalulintas. Jumat (8/12).Waspada/Syafrizal
Satlantas Polres Abdya memberikan edukasi kepada para Kades dan aparatur desa, tentang tertib lalulintas. Jumat (8/12).Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Satlantas Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (8/12), memberikan edukasi terjadap para Kepala Desa (Kades) dan aparatur desa, dalam Kecamatan Susoh.

Tujuannya, untuk menambah wawasan dan pemahaman mengenai tertib lalulintas. Kegiatan berlangsung di gedung Pertemuan Susoh. Dihadiri Camat Susoh T Nasrul, Sekcam Hamdani dan unsur terkait lainnya.

Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Tri Andi Dharma S.Sos MSi mengatakan, edukasi mengenai tertib lalulintas kepada para Kades dan aparatur desa ini, bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalulintas. Selain itu, untuk menjadikan para Kades dan aparatur desa, sebagai pelopor keselamatan berlalulintas. “Tidak hanya memberikan edukasi, kami juga menyerahkan helm kepada perwakilan Kades sebagai pelopor keselamatan berlalulintas,” ujarnya.

Ditambahkan, banyak hal mengenai tertib berlalulintas yang disampaikan kepada para Kades dan aparatur desa, yang nantinya dapat disampaikan kepada masyarakat masing-masing, agar tingkat kesadaran masyarakat dalam tertib lalulintas semakin tinggi.

Kesadaran akan kelengkapan surat-surat, serta atribut kelengkapan lainnya saat berkendara, menggunakan telepon genggam saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, melawan arus termasuk melanggar rambu-rambu lalulintas serta berkendara melebihi batas kecepatan tinggi, termasuk berkendara dalam kondisi mabuk.

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan tertib berlalu lintas, masih sangat rendah. Sehingga perlu upaya optimal dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat pengguna jalan, agar tingkat pelanggaran semakin berkurang. “Yang perlu menjadi perhatian serius, yaitu tentang pelangaran lalulintas yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materil,” urainya.

Peran aktif semua pihak lanjutnya, termasuk para Kades dan aparatur desa, sangat menentukan dan dapat meminimalisir angka kecelakaan lalulintas. “Wawasan yang didapat hendaknya dapat disampaikan kepada masyarakat, agar mereka paham betapa pentingnya tertib dalam berlalulintas, demi meminimalisir angka kecelakaan lalulintas,” pungkasnya.(b21)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *