PIDIE (Waspada.id): Pemilihan Keuchik Langsung ( Pilchiksung) Gampong Mee Hagu, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Sabtu (29/11), menetapkan Fadli, calon nomor urut 3, sebagai keuchik terpilih untuk periode 2025–2031. Ia meraih suara terbanyak dan mengungguli dua kandidat lainnya dalam kontestasi yang berlangsung tertib.
Dari total 450 surat suara, panitia mencatat Fadli memperoleh 155 suara, disusul petahana Martonis yang meraih 123 suara. Sementara Ainul Mardhiyah, mantan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan sekaligus mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3-AKB) Kabupaten Pidie, harus puas berada di posisi terakhir dengan 72 suara.

Panitia juga mencatat dia suara tidak sah, sementara 98 surat suara tidak digunakan. Ketua Panitia Pemilihan Keuchik, Mukhlidar, mengatakan proses pemungutan berlangsung lancar sejak pagi. Meski sebagian wilayah Peukan Baro masih dalam tahap pemulihan pasca banjir, warga tetap datang ke TPS untuk memberikan hak pilih. Antusiasme tersebut dinilai sebagai bukti kuatnya partisipasi demokrasi di tingkat gampong.
Camat Peukan Baro, Iswadi, S.HI, yang hadir menyaksikan jalannya pemilihan, menilai proses Pilchiksung berjalan transparan dan sesuai mekanisme. Ia mengimbau seluruh warga agar tetap menjaga kekompakan setelah pemilihan, mengingat perbedaan pilihan kerap memunculkan gesekan di sejumlah gampong.
“Pemilihan ini bagian dari proses demokrasi desa. Setelah hasil ditetapkan, seluruh warga diharapkan kembali bersatu untuk pembangunan Gampong Mee Hagu,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, panitia melampirkan tanda tangan saksi dari ketiga calon serta Ketua Panitia Pemilihan sebagai bentuk pengesahan resmi hasil Pilchik Gampong Mee Hagu periode 2025–2031.(id69)












