Gajah Liar Terluka Di Aceh Timur

- Aceh
  • Bagikan
Petugas medis BKSDA Aceh bersama dokter hewan dari FKL dibantu aparat kepolisian mengobati gajah liar yang terluka di Pante Kera, Simpang Jernih, Aceh Timur, Sabtu (24/2). Waspada/Ist.
Petugas medis BKSDA Aceh bersama dokter hewan dari FKL dibantu aparat kepolisian mengobati gajah liar yang terluka di Pante Kera, Simpang Jernih, Aceh Timur, Sabtu (24/2). Waspada/Ist.

IDI (Waspada): Satu individu gajah sumatera (Elephas Maximus Sumatranus–red) ditemukan dalam keadaan terluka di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Meskipun telah dilakukan pengobatan, namun gajah liar itu masih dalam pantauan tim gabungan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, gajah liar itu awalnya terpantau bergabung dengan kawanannya masuk ke lahan perkebunan sebanyak enam individu, terdiri dari ekor gajah antan, induk betina dan empat anak gajah dengan ukuran badan yang bervariasi, Jumat (23/2) siang.

Tidak lama berselang, empat anak gajah dan jantan kembali ke hutan. Sedangkan induk betina masih berada di kebun. Mengetahui adanya gajah liar di perkebunan, lalu warga menginformasikan kepada Keuchik (Kepala Desa) Pante Kera agar diteruskan ke pihak kepolisian, sehingga dapat ditindaklanjutinya.

Gajah Liar Terluka Di Aceh Timur

Memperoleh kabar adanya gajah liar di kebun warga, lalu polisi berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan Ranger Forum Konservasi Leuser (FKL). Keesokan harinya, tim gabungan didampingi aparat kepolisian menuju ke lokasi untuk mengecek dan hendak melakukan pengusiran, namun ternyata gajah betina itu dalam keadaan terluka.

Luka yang terlihat antara lain luka dibagian kaki, luka dibagian pinggul dan luka sobek dibagian telinga sebelah kanan. Belum diketahui penyebab gajah liar itu terluka, namun dugaan sementara luka tersebut akibat perkelahian sesama gajah.

Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru SIK, melalui Kapolsek Simpang Jernih Ipda Maswelliadi SH, kepada Waspada, Rabu (28/2) membenarkan adanya gajah liar yang terluka di wilayah hukumnya. “Personel polri bersama anggota TNI ikut membantu proses pengobatan gajah betina di Pante Kera,” kata kapolsek.

Hingga kini, keberadaan dan kondisi gajah liar tetap dipantau tim dari BKSDA Aceh dan FKL. “Penanganan gajah yang terluka ini berlangsung dengan cepat, karena peran masyarakat yang aktif dan berkoordinasi dengan petugas dalam menyelamatkan satwa dilindungi di Simpang Jernih,” timpa Ipda Maswelliadi. (b11).

  • Bagikan