KUTACANE (Waspada.id): Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Lawe Bulan, Lawe Alas, Tanoh Alas dan Kecamatan Lawe Alas mengucapkan
terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) khususnya kepada Bupati Agara, HM Salim Fakhry, SE, MM.
Ucapan terima kasih disampaikan atas perhatian bupati yang telah mengatasi keluh kesah masyarakat terkait jalan beberapa Kecamatan yang berlubang khususnya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebelumnya, jalan beberapa kecamatan rusak parah dan berlubang, hingga membuat tidak nyaman warga yang bermukim dan yang melintas di jalan tersebut.

Salah seorang warga setempat H. M. Ashsubli mengatakan, sebelum diperbaiki jalan itu rusak parah, banyak lubang hingga kerikil tajam. “Alhamdulillah, Bupati HM Salim Fakhry telah merealisasikan pemeliharaan jalan melalui Dinas PUPR untuk warganya, jalanan yang dahulu yang berlubang-lubang kini diratakan untuk sementara dan akan dibangun permanen nantinya. Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Bupati dan Kadis PUPR,” ucap H. Ashsubli sambil mengatakan, sudah beberapa tahun jalan jalan kecamatan itu rusak,
Dia menambahkan, keluhan warga tersebut sudah dipenuhi Bupati meskipun hanya pemeliharaan jalan, hal itu menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk memastikan perjalanan masyarakat saat lebaran nantinya berlangsung lebih aman dan nyaman.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, langkah ini dilakukan atas instruksi Bupati Aceh Tenggara, demi memastikan perjalanan masyarakat saat lebaran nantinya di Aceh Tenggara berlangsung lebih aman dan nyaman , kata Kadis PUPR Agara, Sadli ST kepada Waspada.id, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Selasa (10/3).
Lanjutnya, pemeliharaan jalan dikerjakan bertahap tersebut, saat ini yang sedang dikerjakan dengan target hari ini selesai untuk wilayah Kecamatan Lawe Alas dan Kecamatan Tanoh Alas, kemungkinan besok pindah ke Kecamatan Darul Hasanah, katanya.
“Adapun lokasi jalan yang sedang diperbaiki yakni Desa Titi Mas, depan SMP Desa Stanbul dan Desa Simpang Lawe Kongker. Upaya perbaikan jalan ini juga diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat Aceh Tenggara saat lebaran serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat dilalui kendaraan,” tambahnya. (id80)













