BIREUEN (Waspada.id): Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyalurkan bantuan bagi pengungsi korban banjir dan tanah longsor yang masih bertahan di halaman samping Kantor Bupati Bireuen, Sabtu (14/3) malam.
Bantuan diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Rusyidi Mukhtar (Ceulangik), didampingi Anggota DPRK Bireuen Samsul Admi. Adapun bantuan yang diberikan berupa puluhan zak beras, mi instan, minyak goreng, air minum kemasan, kompor gas, tabung gas elpiji 3 kg, ikan sarden, Pop Mie, kurma, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Ceulangik menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini murni atas dasar kemanusiaan, bukan politik. Menurutnya, tahun politik masih jauh hingga 2029, dan ia baru menjabat sebagai anggota DPRA selama 1,5 tahun. “Ini benar-benar murni membantu korban, menyangkut kemanusiaan dan ini bantuan dari Mualem, saya hanya menyerahkannya saja,” ujar politisi Fraksi Partai Aceh itu.
Ia juga menambahkan bahwa para korban saat ini tidak memiliki rumah karena hantaman banjir besar yang melanda Bireuen pada akhir November 2025 lalu, sehingga siapa pun berhak memberikan bantuan.
Sementara itu, perwakilan pengungsi M. Amin menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Namun, ia juga memohon agar pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi pengungsi di Kabupaten Bireuen yang hingga kini masih hidup dalam keterbatasan.
“Kami terpaksa mengungsi ke kantor bupati karena hak-hak kami belum terpenuhi. Bahkan saya pribadi sampai sekarang belum menerima DTH,” ungkap M. Amin.(id73)











