BIREUEN (Waspada.id): Sejumlah korban banjir Gampong Kapa Kecamatan Peusangan, yang mendirikan tenda darurat di halaman samping Kantor Pemerintah Kabupaten Bireuen, direspon Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), setelah berkomunikasi dengan Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rusyidi Mukhtar.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRA, Rusyidi Mukhtar (Ceulangik), saat milihat langsung kondisi korban banjir bandang di tenda darurat di Kantor Pusat Pemkab Bireuen, Kamis (12/3) malam.
“Tadi Mualem menyuruh saya kemari untuk melihat secara langsung, apakah benar atau tidak korban banjir di bawah tenda darurat di Kantor Bupati Bireuen, ternyata benar. Bila benar kata Mualem menyuruh saya ke Krueng Geukeuh, untuk mengambil sembako agar diberikan kepada mereka,” kata Anggota DPRA, Fraksi Partai Aceh, Rusyidi Mukhtar.
Menurut, Dewan Rusyidi, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan lama, Pemerintah Aceh dan Pemerintah kabupaten harus mengambil sikap yang memihak kepada korban banjir bandang dan longsor tersebut, jika tidak nantinya ditakutkan masyarakat tidak mempercayainya lagi.
“Dengan Wakil Gubernur Aceh, saya juga sudah berkomunikasi. Dia menyuruh mengirimkan video kepadanya, itu sudah kita lakukan. Rumah saya juga terkena banjir beberapa waktu lalu, saya yang mempunyai gaji saja sangat terasa, apalagi mereka yang hari ini tidak mempunyai apa-apa lagi sampai kehilangan rumah serta harta bendanya. Mereka korban banjir berhak menuntut,” demikian Anggota DPRA, Ceulangik. (Id73)











