Aceh

Hampir Dua Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, Kampung Landuh Masih Kupak-kapik

Hampir Dua Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, Kampung Landuh Masih Kupak-kapik
Komplek Perumahan GRR di Kampung Landuh,Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang masih digenangi air, banyak lumpur dan sampah yang menggunung setelah dua bulan terjadinya banjir Aceh Tamiang tahun 2025, Kamis (15/1).Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Kecil Besar
14px

KUALASIMPANG (Waspada.id): Hampir dua bulan pascabanjir Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi jelang akhir November 2025, kini pada pertengahan Januari 2026 situasi dan kondisi Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang masih kupak-kapik digenangi air dan lumpur serta sampah yang menggunung.

Pantauan Waspada.id, Kamis (15/1), tampak sejumlah kawasan di Kampung Landuh masih kupak-kapik, badan jalan masih digenangi air, pemukiman rumah warga masih digenangi air, banyak lumpur dan sampah yang menggunung di sejumlah titik lokasi di kampung yang berbatasan dengan Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang dan Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau.

Badan jalan di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang masih digenangi air dan lumpur setelah hampir dua bulan terjadinya banjir Aceh Tamiang tahun 2025.Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Hasil pantauan Waspada.id, air, lumpur dan sampah masih berserakan di Komplek Perumahan GRR Kampung Landuh. Selain itu, kawasan di Jalan Garuda dan Jalan Astana Ria serta lokasi lainnya juga masih tampak rumah warga yang digenangi air, lumpur dan sampah.

Pemandangan lainnya juga terlihat rumah-rumah warga yang hancur akibat banjir yang terjadi jelang November 2025. Begitu juga komplek sekolah SDN 2 Kualasimpang yang berlokasi di Kampung Landuh itu juga masih banyak lumpur dan sampah.

Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung Landuh Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Helmi ketika dikonfirmasi Waspada.id melalui telepon, Kamis (15/1), mengakui di Kampung Landuh di sejumlah lokasi masih digenangi air, lumpur dan sampah akibat terjadi banjir Aceh Tamiang tahun 2025. Dia juga menjelaskan, dirinya sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak Kecamatan Rantau.

Rumah warga di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang masih digenangi air, lumpur dan sampah pascabanjir Aceh Tamiang tahun 2025.Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Menurut Helmi, ketika terjadi banjir Aceh Tamiang tahun 2025, Kampung Landuh juga sangat parah dilanda banjir. Puluhan rumah warga hanyut, ada ratusan rumah warga yang rusak berat dan ratusan lagi yang rusak ringan.

“Saya bersama perangkat kampung sudah melakukan pendataan terkait hal tersebut dan saya juga sudah membuat laporan secara resmi kepada camat Rantau,” tegas Helmi. (id93)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Aceh

SIGLI (Waspada.id) : Gambaran pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie belum seindah laporan resmi. Data Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Masyarakat Kabupaten Pidie justru mengungkap fakta pahit, ratusan fasilitas publik masih rusak,…

Sumut

TAPSEL (Waspada.id) : PT Agincourt Resources (AR), pengelola Tambang Emas Batang Toru, turun tangan bantu percepatan normalisasi Sungai Garoga, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pascabanjir bandang pada akhir…

Aceh

BANDA ACEH (Waspada.id): Dewan Dakwah Aceh (DDA) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap keempat kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor, pada Rabu, (14/01/26). Penyaluran bantuan kali ini menjangkau wilayah…