Hari Ini PDAM Kota Subulussalam Kembali Beroperasi

- Aceh
  • Bagikan
JUNAIDI Simbolon (kanan), Pelaksana PDAM Kota Subulussalam. (Waspada/Ist)
JUNAIDI Simbolon (kanan), Pelaksana PDAM Kota Subulussalam. (Waspada/Ist)

SUBULUSSALAM (Waspada): Setelah sebulan lebih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Subulussalam tidak mengalir akibat bagian perangkat rusak, besok (baca hari ini, Kamis (30/11) kembali beroperasi

Demikian Pelaksana PDAM, Junaidi Simbolon dikonfirmasi, Rabu (29/11) menjawab tindak lanjut perbaikan perangkat rusak dan persoalan internal, seperti sumber Waspada sebut jika persoalan honor pekerja di sana tidak dibayar untuk beberapa bulan berjalan menjadi salah satu indikasi lambatnya pekerjaan dilakukan.

“Allhamdulillah, honor staf telah terbayar dua bulan, sisanya akan dilunasi awal Desember 2023. Oprasional juga sudah dibayar, hanya biaya perbaikan tinggal satu unit lagi dan jika memungkinkan dari sisa operasional diupayakan perbaikan,  tinggal satu permasalahan lagi”, pesan Simbolon.

Permasalahan itu, kata Simbolon, akibat longsor di jalan nasional persis di Kampong Cepu, Kecamatan Penanggalan kemungkinan akan berefek kepada penyaluran air ke wilayah Cepu dan sebagian besar di Kampong Penanggalan.

Simbolon meyakinkan jika air PDAM hari ini kembali mulai beroperasi setelah pihaknya beberapa kali melakukan uji coba pasca perbaikan oleh teknisi, sengaja didatangkan khusus dari Medan, Sumatera Utara.

Seperti berita terdahulu, sebulan lebih pasokan PDAM putus, tadah hujan menjadi alternatif pelanggan. Bahkan pelanggan, Darmin menilai Pemko tak serius mengurus PDAM. Seharusnya pemerintah segera memperbaiki kerusakan agar suplai air ke rumah konsumen terpenuhi.

Catatan Waspada, keluhan warga soal PDAM nyaris belum disahuti. Bahkan tiga periode depenitif kepala daerah, masih menyisakan masalah.

Berulang disampaikan Pelaksana PDAM Simbolon, idealnya pompa intake PDAM empat unit sehingga beroperasi normal 24 jam melayani sekira 1.700-an konsumen.

Pipa induk bocor di sejumlah titik, vulp dan meteran rusak diperbaiki, penuhi empat pompa intake dan tambah operator profesional minimal satu orang.

Masyarakat berharap, apa yang dibtutuhkan PDAM bisa dipenuhi sekaligus mencari solusi, mengupayakan agar tidak terjadi kerusakan berulang.(b17)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *