HGN Di Sekolah Darurat Berlangsung Khitmad Dan Meriah

  • Bagikan
HGN Di Sekolah Darurat Berlangsung Khitmad Dan Meriah
Kepala SD Negeri 2 Tanah Pasir, Aceh Utara, Dewi Murni usai peringatan HGN Tahun 2023 di sekolah darurat foto bersama dewan guru sambil memperlihatkan cangkir cantik sebagai tanda terimakasih atas pengabdian selama ini. Ist

TANAH PASIR (Waspada): 231 Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara Senin (27/11) pagi mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (GHN) tahun 2023 di sekolah darurat berlangsug khidmat dan meriah.

Kepala SD Negeri 2, Dewi Murni kepada Waspada mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada seluruh guru yang mengajar di sekolah tersebut dengan setulus hati dan disiplin dalam mendidik generasi penerus bangsa dengan berbagai rintangan dan tantangan termasuk tidak mengeluh melaksanakan kegiatan belajar mengajar si sekolah darurat ini.

Guru dan para murid belajar dan mengajar di sekolah darurat, kata Dewi Murni, karena sekolah mereka sedang dilakukan renovasi total oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Itara, tidak lama lagi kegiatan pembangunan SD Negeri 2 akan selesai dilaksanakan dan dapat ditempati kembali untuk melanjutkan proses belajar mengajar dengan tenang dan nyaman.

“Selama beberapa bulan terakhir kegiatan belajar mengajar kita laksanakan di balai pengajian milik salah seorang guru agama di sekolah kita dan lokasinya berdampingan dengan sekolah kami. Karena itu proses belajar mengajar tidak terganggu meskipun bangunan sekolah kami sedang direnovasi total,” kata Dewi Murni.

Seperti yang anda saksikan, sebut Dewi Murni, kegiatan upacara HGN Tahun 2023 pun tetap kita laksanakan walaupun di halaman yang becek akibat diguyur hujan.

“Apapun kondisinya, guru memiliki tugas yang mulia yaitu mendidik anak-anak sebagai generasi dan calon pemimpin masa depan. Tugas guru setiap hari mengajari siswa dan siswinya baik pengetahuan alam, ilmu sosial, agama, budaya, dan bernagai ilmu oemgetahuan lainnya. Karena tugas mulia tersebut, maka tak salah kalau guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa,” kata Dewi Murni.

Selanjutnya, kata Dewi Murni, meskipun dunia telah dipenuhi dengan kecanggihan dunia ilmu teknologi yang serba digital, peran guru sebagai pendidik tetap tidak tergantikan dalam memperbaiki akhlak anak didiknya.

“Karena pesatnya perkembangan ilmu teknologi digital saat ini, maka para guru harus membekali dirinya dengan pengetahuan teknologi yang terbilang cukup canggih saat ini. Mungkin ke depan semua hal dihadapkan dengan dunia digital,” katanya.

Tugas guru SD tidak segampang tugas para guru di SMP dan SMA sederajat. Di SD para guru diminta untuk memiliki sifat sabar yang kuat. Karena guru yang mengajar di kelas satu akan menggantikan posisi orang tua mereka di rumah.

” Sekali lagi pada kesempatan ini saya ucapkan terimakasih kepada selurub guru di sekolah kami yang telah dengan tulus mengabdi untuk mewujudkan pendidikan Indonesianyang lebih maju. Teruslah membekali diri dengan pengetahuan teknologi dan tidak berhenti untuk berinovasi,” harap Dewi Murni.

Usai kegiatan Upacara GHN tahun 2023, sebahagian siswa sekolah terssebut membacakan puisi untuk guru mereka sebagai bentuk ucapan terimakasih atas didikan mereka selama ini.

Kegiatan HGN di sekolah itu juga dimeriahkan oleh pertunjukan tarian ranup lam puan, siswa berpantun, menyanyikan lagu guruku, membaca ayat-ayat pendek, dan asmaul husna. Dan terakhir, Dewi Murni membagikan cangkir cantik yang terdapat foto foto masing-masing guru di gelas tersebut. (b07)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *