Ikadi Aceh Gandeng BSI Gelar Workshop Penegakan Ekonomi Syariah

- Aceh
  • Bagikan
Ikadi Aceh Gandeng BSI Gelar Workshop Penegakan Ekonomi Syariah
Ratusan peserta mengikuti Workshop Peran Dai Dalam Menegakan Syariat Islam di Bidang Ekonomi yang dilaksanakan oleh PW Ikadi Aceh bekerjasama dengan BSI Regional Aceh di Diana Convention Hall, Banda Aceh, Jumat (15/03/2024). (Waspada/T.Mansursyah)

BANDA ACEH (Waspada): Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Aceh bekerjasama dengan BSI Regional Aceh menggelar Workshop Peran Dai Dalam Menegakkan Syariat Islam di Bidang Ekonomi, di Diana Convention Hall, Banda Aceh, Jumat (15/3/2024).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Ketua Umum I Ikadi Aceh, Dr. Israk Ahmadsyah, M.Ec., M.Sc itu diikuti sekitar 200 peserta secara offline dan 100 peserta secara online serta merupakan salah satu dari rangkaian program Ramadan yang diselenggarakan oleh PW Ikadi Aceh.

Dalam sambutannya Israk Ahmadsyah menekankan tujuan diselenggarakan workshop tersebut agar para dai atau penceramah bukan hanya sekedar mengajarkan ilmu keagamaan kepada masyarakat.

“Lebih dari itu juga menjadi pionir yang mampu memberikan pemahaman terkait ekonomi syariah dan pelaksanaannya kepada masyarakat luas,” kata Israk Ahmadsyah.

Adapun workshop tersebut menghadirkan dua pembicara yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, S.Ag, MA dan CEO BSI Regional Aceh, Wisnu Sunandar.

Prof. Yasir Yusuf sebagai pembicara pertama mengupas secara mendalam terkait Peran Da’i dalam Menegakkan Syariat Islam di bidang Ekonomi. Dalam paparannya, Prof Yasir berpesan agar setiap da’i dapat memperkuat pondasi dakwah ekonomi dan keuangan Syariah.

“Kehadiran para dai dari Ikadi Aceh ini sangat penting bagi dakwah ekonomi Islam di Aceh. apalagi dengan keberadaan Qanun 11/2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, maka peran serta para dai di lapangan sangat diperlukan oleh masyarakat.” jelas Prof Yasir Yusuf.

Sementara itu, CEO BSI Regional Aceh, Wisnu Sunandar sebagai pembicara kedua membahas tentang sepak terjang BSI yang berperan dalam pengaplikasian nilai-nilai syari’ah pada perekonomian Aceh.

Ia menyampaikan BSI memiliki mimpi untuk menjadi top 10 bank global. Dalam menggapai mimpi itu BSI Aceh telah memiliki berbagai tahap perencanaan untuk menuju kesuksesan tersebut.

“Insya Allah, di tahun ini BSI akan menjadi 10 Top Global Bank. Dengan segala kerja keras, strategi dan perencanaan yang telah digagas sejak awal terbentuknya BSI, kita akan siap untuk mewujudkan mimpi tersebut,” pungkas Wisnu dalam materinya.(b02)

  • Bagikan