Jelang Pemilu, Kesbangpol Aceh Berikan Pemahaman Politik Ke Ormas

- Aceh
  • Bagikan
Tampak Kaban Kesbangpol Kota Langsa, Zulhadisyah dan peserta lainnya berfoto bersama dalam sosialisasi pemahaman politik bagi Ormas Kota Langsa, di Aula Kesbangpol Langsa, Kamis (27/7). Waspada/Rapian
Tampak Kaban Kesbangpol Kota Langsa, Zulhadisyah dan peserta lainnya berfoto bersama dalam sosialisasi pemahaman politik bagi Ormas Kota Langsa, di Aula Kesbangpol Langsa, Kamis (27/7). Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024 mendatang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bekerjasama dengan Kesbangpol Kota Langsa, menggelar sosialisasi pemahaman politik bagi Ormas Kota Langsa di Aula Kesbangpol Langsa, Kamis (27/7).

Adapun kegiatan dimaksud dibalut dalam Forum Komunikasi dan konsultasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) dengan pemerintah pada tahun 2023 yang bertajuk ‘Memperkuat Sinergitas Pemerintah Daerah dengan LSM, Ormas dan Lembaga Nirlaba’.

Jelang Pemilu, Kesbangpol Aceh Berikan Pemahaman Politik Ke Ormas

Asisten III Setdakot Langsa, Junaidi SKM, M.Kes saat membuka secara resmi kegiatan mengucapkan terimakasih kepada Kesbangpol Aceh yang telah berinisiasi melakukan kegiatan ini.

Tentunya acara ini memperkuat sinergitas dan ormas serta lain yang bersifat nirlaba, forum ini sangat berharga untuk tukar informasi demi kemajuan Kota Langsa.

“Partisipasi semua pihak adalah kunci keberhasilan Pemko Langsa, oleh karenanya diharapkan kontribusi semua pihak diharapkan termasuk Ormas,” kata Junaidi.

Harus diakui Ormas memiliki peran yang unik dalam memberikan pendapat mencapai tujuan bersama, sehingga kebijakan dan program pemerintah lebih akurat.

Selain itu juga dalam forum ini perlunya transparansi dan akuntabilitas pemerintah yang sangat dibutuhkan, kami berkomitmen membuka ruang untuk dialog untuk kemajuan kedepan.

Oleh karena itu mengajak forum ini berbagai ide dan inovasi, terkadang ketika kita gabungkan semua perspektif akan melahirkan solusi yang baik serta dampak positif yang besar.

“Selain itu juga diharapkan sinergisitas, kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan kota ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Langsa, Drs Zulhadisyah S, MSP, menyatakan penting sinergisitas antara Ormas dengan pemerintah apalagi saat ini menjelang Pemilu.

Menurutnya, Pemilu 2024 diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah diselenggarakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

“Pada Rabu, 14 Februari 2024, Pemilu Legislatif, DPR-RI, DPD, DPRA, DPRK, Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029,” urainya.

Lantas pada Rabu, 27 November 2024 dilaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Pemilihan Wali Kota dan Wali Kota.

Peran masyarakat dalam Pemilu keterlibatan masyarakat dalam Pemilu tidak hanya sekedar datang dan memilih, tetapi juga turut melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses Pemilu

Adapun pencegahan terhadap kemungkinan indikasi kerawanan Pemilu 2024 yakni mencegah terjadinya penyebaran berita bohong (hoax), mencegah terjadinya penyebaran isu SARA (suku, agama, ras dan antar golongan), mencegah terjadinya politik uang (money politic), mencegah terjadinya perbuatan merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye, mencegah terjadinya pelanggaran netralitas ASN, TNI, Polri.

Jelang Pemilu, Kesbangpol Aceh Berikan Pemahaman Politik Ke Ormas

Sedangkan narasumber, dari akademisi UNSAM, Zulfan SH MSi, mengatakan Ormas yang ada sekitar 500 di Indonesia yang besar NU, Muhammadiyah dan Alwasliyah.

Hal lain pers juga memiliki peran yang sangat strategis terhadap perhelatan Pemilu mendatang apalagi saat ini media adalah memiliki peran cukup signifikan dalam menyebarkan informasi dan sangat penting, bahkan keberadaan mereka jauh lebih signifikan dibandingkan ormas.

“Artinya ketika media men-share berita begitu cepat tersebar pada zaman digitalisasi saat ini,” kata Zulfan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Diana Purmasari, SH, mengatakan maksud dan tujuan memberikan pemahaman tentang manajemen keorganisasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Lalu, membangun komunikasi yang harmonis sinergi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan dan sebagai upaya untuk menyamakan persepsi sesama ormas dan pemerintah dalam rangka pembangunan menuju era digitalisasi.

Sedangkan jumlah peserta ada 50 dari pengurus ormas, LSM, yayasan yang terdaftar di Kesbangpol Kota Langsa.

Acara dipandu oleh Kabid Sosbud Kesbangpol Kota Langsa, Sri Verawati SH, juga hadir Sekretaris Kesbangpol, Kamaruzzaman, unsur KNPI, Granat, dan lintas Ormas lainnya. (crp).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *