ACEH UTARA (Waspada.id): Jenazah Mawardiah, 18, korban banjir bandang dari Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ditemukan di kebun warga Biram Rayeuk, kecamatan yang sama, Kamis, 22 Januari 2026. Sebelumnya, Mawardiah dilaporkan hilang sejak 27 November 2025.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis, menyampaikan bahwa penemuan bermula saat Asnawi, warga Gampong Biram Rayeuk, yang juga pemilik kebun, melihat adanya bentuk menyerupai kaki manusia di area kebunnya.
“Setelah dilakukan pengecekan secara teliti dan seksama, pemilik kebun memastikan bahwa yang terlihat tersebut benar merupakan kerangka kaki beserta kerangka tubuh manusia,” ujar AKP Agus.
Selanjutnya, Asnawi memberitahukan temuan tersebut kepada warga sekitar. Tak lama kemudian, personel Polsek Tanah Jambo Aye tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Berdasarkan hasil identifikasi ciri-ciri oleh warga dan pihak keluarga, dipastikan bahwa kerangka mayat tersebut merupakan korban banjir bandang atas nama Mawardiah, yang hanyut dari Gampong Lhok Reudeup dan ditemukan di wilayah Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
“Setelah dipastikan identitasnya, kerangka mayat langsung dievakuasi oleh personel Polsek Tanah Jambo Aye bersama warga setempat dan dibawa ke rumah duka,” kata Kapolsek Tanah Jambo Aye. (id70)










