BLANGPIDIE (Waspada.id): Tokoh muda Aceh Barat Daya (Abdya), Juli Nardi, mengingatkan masyarakat ‘Nanggroe Breuh Sigupai ‘, agar tidak terpancing kepanikan terkait isu bahan bakar minyak (BBM) yang sempat beredar di tengah masyarakat.
Ia meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Mantan anggota DPRK Abdya dua periode (2014–2019 dan 2019–2024) dari Partai Hanura itu, meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Panic buying justru dapat memperkeruh situasi dan menimbulkan kesan seolah-olah terjadi kelangkaan BBM di daerah kita,” katanya.
Menurut Juli Nardi, masyarakat Abdya selama ini dikenal dewasa, dalam menyikapi berbagai persoalan. Karena itu, ia berharap warga tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya.
“Tidak perlu panik. Jika masyarakat membeli BBM secara berlebihan, justru akan memicu kepanikan baru di tengah masyarakat. Padahal distribusi belum tentu bermasalah,” ujarnya.
Figur yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan, mulai dari ulama, tokoh masyarakat hingga warga akar rumput ini menegaskan bahwa, ketenangan masyarakat menjadi kunci agar situasi tetap kondusif.
Ia juga mengapresiasi langkah aparat kepolisian, serta pemerintah daerah, yang terus memantau kondisi distribusi BBM di wilayah Abdya, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Menurutnya, dalam situasi seperti ini, semua elemen masyarakat memiliki peran penting, untuk menjaga stabilitas daerah, termasuk para tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat.
“Abdya adalah daerah yang menjunjung tinggi kebersamaan. Jangan sampai kita terpancing isu yang belum jelas. Tetap tenang, beli BBM sesuai kebutuhan, percayakan pengawasan kepada pihak berwenang,” tegasnya.
Juli Nardi berharap masyarakat terus menjaga suasana yang aman dan kondusif, sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial di Abdya, dapat berjalan normal tanpa terganggu oleh kepanikan yang tidak perlu.(id82)












