Kafilah MTQ Banda Aceh Akan Diarak Keliling Kota, Ini Rutenya

- Aceh
  • Bagikan
Kafilah MTQ Banda Aceh Akan Diarak Keliling Kota, Ini Rutenya

BANDA ACEH (Waspada): Kafilah Kota Banda Aceh yang baru saja mencatatkan sejarah menjadi juara umum MTQ ke-36 Tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Simeulue akan diarak keliling kota.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, Senin (4/12/2023) di ruang kerjanya mengatakan prestasi yang diukir para kafilah adalah sebuah prestasi yang sudah sangat lama dinantikan masyarakat kota, karena piala bergilir MTQ Kembali ke ibu kota setelah 23 tahun. Terakhir Banda Aceh tampil sebagai juara umum pada tahun 2000 saat kompetisi religi itu digelar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Atas prestasi yang diraih tersebut, kata Amiruddin seluruh kafilah akan disambut dan diarak keliling kota.

Dijadwalkan, kafilah tiba di Banda Aceh pada Selasa 5 Desember sekitar pukul 11.00 WIB setelah menempuh perjalanan darat dari Aceh Selatan. Sebagai informasi, kepulangan kafilah Kota Banda Aceh menggunakan transportasi laut dari Simeulue menuju Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Aceh Selatan. Dari Labuhan Haji kafilah yang dipimpin Kepada Dinas Syariat Islam Ustad Ridwan Ibrahim melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi darat untuk Kembali ke Banda Aceh. Rombongan akan disambut di Leupung Aceh Besar oleh Pj Wali Kota dan Forkopimda dengan pengalungan bunga.

Selanjutnya kafilah akan diarak keliling kota menggunakan mobil-mobil bak terbuka. Adapun rute yang akan dilewati adalah, start dari Leupung tepatnya di depan Mushalla Sidiq menuju Simpang Dodik – Simpang Jam – Pendopo Gubernur – Simpang Lima – Simpang Jambo Tape – Simpang Surabaya – Simpang – Simpang Kodim – Jl Abu Lam U – Tugu Simpang Jam – Blang Padang dan finish di Pendopo Wali Kota.

Jarak tempuh arak-arakan di dalam kota sepanjang 23 KM dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam.

Jarak tempuh arak-arakan di dalam kota sepanjang 23 KM dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam.

Kata Pj Wali Kota prestasi yang diraih kafilah Banda Aceh merupakan prestasi yang harus disyukuri, dan dibanggakan karena hasil dari sebuah perjuangan yang luar biasa.

Ia berharap acara penyambutan dan arak-arakan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat, meningkatkan motivasi untuk terus membentuk karakter masyarakat yang mencintai Al-Quran, mempelajari dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.(b02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *