Aceh

Kapolda Aceh Didampingi Bupati Agara Serahkan Bantuan 300 Kasur Korban Bencana di Ketambe

Kapolda Aceh Didampingi Bupati Agara Serahkan Bantuan 300 Kasur Korban Bencana di Ketambe
Kapolda Aceh saat menyerahkan bantuan korban bencana di Ketambe. Waspada.id/Seh Muhammad Amin
Kecil Besar
14px

KUTACANE (Waspada.id): Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah Didampimgi Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Selasa (20/1).

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama dengan Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir di Kecamatan Ketambe sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi juga Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur untuk korban banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya itu, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara. (id80)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE