Kapolres Agara Pimpin Apel Operasi Keselamatan Seulawah 2024

- Aceh
  • Bagikan
Kapolres Agara Pimpin Apel Operasi Keselamatan Seulawah 2024
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2024, Polres Aceh Tenggara dengan mengusung tema, 'Keselamatan Berlalu Lintas guna terwujudnya Indonesia Maju'. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2024, Polres Aceh Tenggara dengan mengusung tema, ‘Keselamatan Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Indonesia Maju’.

Acara ini berlangsung khidmat digelar di Lapangan Apel Mapolres Agara Jl. Jend. A. Yani Kota Kutacane Kec. Babussalam Kab. Agara, Sabtu (2/3) pukul 08.30 WIB hingga pukul 09.25 WIB.

Sebagai Inspektur Apel, Kapolres Agara, AKBP R. Doni Sumarsono, S.IK, MH, Perwira Apel Kabag Ops, Kompol Binsar Hamonangan Sihotang, SH, selanjutnya Komandan Apel, Pa Siaga lll Bag Ops Polres Agara, Ipda Alfian Simanjuntak, SH.

Hadir diantaranya yakni, Dandim 0108/Agara, Letkol Inf Mohammad Sujoko, Kadishub Kab. Agara diwakili Sekertarisnya, Aidil Hakim SE, MM, Kasatpol PP Ramisin, SE, Dansub Denpom IM/1-4 Kutacane diwakili oleh Ta Mudi Subdenpom IM/1-4, Praka Irpan.

Juga hadir, Ketua Ikatan Motor Agara, Irwadi, SE, Perwira jajaran Polres Agara, personel Polres Agara, personel Kodim 0108/Agara, personel Subdenpom IM/1-4 Kutacane, Satpol PP Kab. Agara, Dishub dan siswa/siswi Agara.

Kapolres Aceh Tenggara pada kesempatan itu membacakan amanat Kapolda Aceh, diantaranya keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan tingkat kepatuhan masyarakat di Provinsi Aceh terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas sangat memprihatinkan. Tercatat pelanggaran lalu lintas (tilang dan teguran) pada tahun 2022 Sebanyak 81.339 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 163.419 kasus.

“Terjadi peningkatan pelanggaran lalu lantas sebanyak 50% di Prov. Aceh. Berdasarkan data di atas, apabila tidak dilakukan langkah-kangkah strategis guna meningkatkan tingkat keselamatan dan peningkatan kepatuhan hukum masyarakat, maka akan menimbulkan kerugian bukan saja korban jiwa, namun juga akan menimbulkan kerugian di bidang ekonomi,” paparnya yang juga mengingatkan bahwa menjelang bulan suci Ramadhan aktivitas masyarakat meningkat sehingga dapat menimbulkan kemacetan pada pusat-pusat keramaian.(cseh)

  • Bagikan