KUTACANE (Waspada.id): Pascabanjir yang masih menyisakan duka, kehadiran jajaran Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda menjadi angin segar bagi masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE, MM didampingi Kapolres Agara, AKBP Yulhendri S.I.K, Forkopimda di Kecamatan Tanoh Alas pada Jumat (3/4) lalu.
Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri oleh Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdiyantoro, Sekda Yusrizal, Ketua PMI Aceh Tenggara H. Armen Desky, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti kuat sinergi dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Dengan semangat Jumat Berkah, Kapolres bersama rombongan menyerahkan langsung paket sembako kepada warga, menyapa dan memastikan kondisi mereka secara langsung. Bantuan yang diberikan berupa beras premium 5 kilogram dan mi instan, sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Bantuan ini berasal dari Gubernur Aceh melalui Kapolda Aceh, pemerintah daerah, serta para donatur. Semoga dapat meringankan beban warga dan menjadi penguat di tengah cobaan ini,” ujar AKBP Yulhendri, kepada Waspada.id, Sabtu (4/4) malam.
Di momen bulan Syawal yang masih terasa hangat, Kapolres juga menyampaikan ucapan Idulfitri sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam menghadapi situasi pasca bencana lanjtnya.
“Bantuan disalurkan secara langsung kepada warga yang terdampak, khususnya di Desa Salim Pinim I, Kecamatan Tanoh Alas, sebanyak 17 kepala keluarga. Selain itu, penyaluran juga menjangkau wilayah Kecamatan Lawe Alas, meliputi Desa Darul Amin (1 KK), Desa Perapat Batu Nunggul (12 KK), dan Desa Kuta Cingkam I (2 KK).
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry mengapresiasi langkah cepat Polres Aceh Tenggara yang dinilai sigap dan peduli terhadap kondisi masyarakat.
“Kehadiran Polres di tengah masyarakat seperti ini sangat berarti. Ini bukti nyata bahwa pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat bersatu dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.
Suasana haru dan penuh kehangatan tampak saat bantuan diserahkan. Warga menyambut dengan antusias dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan dan solidaritas. Diharapkan, melalui kepedulian ini, masyarakat dapat segera bangkit dan pulih dari dampak banjir yang melanda wilayah Aceh Tenggara tambahnya. (id80)










