ACEH TAMIANG (Waspada.id): Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (31/12).
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri untuk memastikan kesiapan pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.
Dalam peninjauan itu, Kapolri didampingi Kapolres Aceh Tamiang AKBP Mulyadi, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat terkait. Kapolri memastikan Polri akan membangun sebanyak 200 unit hunian tetap di Dusun Kelapa Sari, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan hunian tetap tersebut akan memanfaatkan lahan seluas sekitar 4 hektare yang telah disiapkan sebagai lokasi relokasi warga terdampak banjir.

Kapolri menyampaikan, bahwa pembangunan hunian tetap menjadi bagian penting dari pemulihan jangka menengah dan panjang, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
“Polri akan membangun 200 unit hunian tetap agar masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” kata Kapolri di sela peninjauan.
Menurut Kapolri, lokasi pembangunan huntap dipilih dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kelayakan lingkungan, serta dinilai relatif aman dari potensi banjir susulan. Selain itu, kawasan hunian akan dirancang untuk mendukung kebutuhan dasar warga.
Peninjauan lokasi huntap ini melengkapi agenda kunjungan Kapolri di Aceh Tamiang, yang sebelumnya juga mencakup peninjauan pemulihan fasilitas pendidikan, penyediaan air bersih, serta fasilitas kepolisian yang terdampak banjir.
Pembangunan 200 unit hunian tetap oleh Polri ini diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga terdampak sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.(id76).

















