Karang Taruna Sesalkan Statement Staf Ahli Bupati Agara Soal Fun Walk 2023

- Aceh
  • Bagikan
Karang Taruna Sesalkan Statement Staf Ahli Bupati Agara Soal Fun Walk 2023

KUTACANE (Waspada): Karang Taruna Aceh Tenggara sangat menyesalkan statement Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Syahroel Desky soal kegiatan gerakan jalan santai Fun Walk 2023 sehingga menuai kontroversi antara anggota DPRA Yahdi Hasan dengan Pj Bupati Aceh Tenggara.

Penyebab kontroversi antara anggota DPRA Yahdi Hasan dengan Pj Bupati Aceh Tenggara, paska tayangnya berita di media ini dengan judul, Pemkab Agara Netralitas Hadiri Fun Walk 2023,kata Pj Ketua Karang Taruna Agara, Awaluddin kepada Waspada. id, Rabu (1/11) pagi.

Dijelaskannya, isi berita itu antara lain, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Syahroel Desky didampingi Asisten Administrasi Umum, Sudirman menjelaskan, kegiatan Fun Walk/jalan santai tersebut semua pesertanya memakai kostum gambar Yahdi Hasan dan surat undangan yang disampaikan kepada Pemkab Aceh Tenggara berbeda perihal di lapangan tidak sesuai seperti yang didisposisikan kepada Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.

Syahroel Desky dan Asisten Administrasi Umum menghadiri acara Fun Walk tersebut sempat selama 30 menit duduk namun Yahdi Hasan anggota DPRA itu permisi meninggalkan lokasi kegiatan dengan alasan ingin menjenguk cucunya, sehingga mereka merasa tidak nyaman dikarenakan semua peserta memakai kostum Yahdi Hasan dimana juga perihal undangan yang disampaikan tidak sesuai seperti terjadi di lapangan.

Padahal kata Pj Ketua Karang Taruna, kostum peserta itu ada 3 gambar yaitu gambar anggota DPRA Yahdi Hasan, gambar Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan gambar Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Tenggara.

Dalam kegiatan Fun Walk pihak Panwaslih Aceh Tenggara juga diundang dan kegiatan juga mempunyai izin dari pihak keamanan (Kepolisian), artinya tidak ada muatan politik sebagaimana pernyataan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan sehingga membuat kisruh antara anggota DPRA Yahdi Hasan dengan Pj Bupati Aceh Tenggara.

“Hal ini, sangat disayangkan, padahal kita perhatikan di situ tidak ada nuansa kampanye, di situ adalah bentuk koordinasi yang baik antara DPRA dan Pemerintah dalam membuat program Fun Walk SMA/SMK, kalaupun ada persoalan di situ tentang Pemilu, kan ada Panwaslih Aceh Tenggara yang dapat melakukan penilaian tentang kegiatan tersebut,” ujarnya.

Namun, kita berharap ke depan, antara pejabat provinsi dan daerah harus bersinergi dalam program-program khususnya di bidang pendidikan yaitu peningkatan sumber daya manusia di Aceh Tenggara, pungkas Pj Ketua Karang Taruna Agara itu.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Tenggara, Jufri selaku Ketua Panitia kegiatan gerak jalan santai Fun Walk 2023 SMA/SMK se-Agara yang diprakasai Pokir dari Anggota DPRA Yahdi Hasan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95 saat dihubungi Waspada, Rabu (1/11) pagi, gagal untuk dikonfirmasi, HP yang bersangkutan tidak aktif.

Menyikapi hal tersebut, menurut Yahdi Hasan, Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh menyampaikan agar tidak mempertontonkan perbedaan pandangan kepada masyarakat Aceh Tenggara. “Mari kita perlihatkan kebersamaan pemikiran antara pejabat pusat, pejabat Provinsi Aceh dan pejabat kabupaten/kota untuk bersama-sama membangun Aceh yang lebih maju”.

“Untuk membangun daerah, janganlah melihat orangnya ataupun partainya dari mana tapi lihatlah tujuan dari program itu sendiri dan kepentingannya untuk masyarakat banyak,” pungkasnya saat dihubungi Waspada.Id via selulernya Rabu (1/11). (cseh)

Baca juga:

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *