Aceh

Kasad Simanjuntak Launching 200 Jembatan Garuda di Seluruh Indonesia dari Aceh Utara

Kasad Simanjuntak Launching 200 Jembatan Garuda di Seluruh Indonesia dari Aceh Utara
Kecil Besar
14px

ACEH UTARA (Waspada.id): Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Launching 200 titik Jembatan Garuda. Peresmian terpusat di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Senin (9/3/2026), dengan pemotongan pita jembatan gantung oleh Kasad.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Safari Ramadhan Kasad sekaligus peninjauan infrastruktur percepatan pemulihan sekolah dan akses publik pascabencana terdampak di sejumlah wilayah Nusantara Indonesia, termasuk Sumatera dan Aceh.

Kedatangan Kasad bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak dan rombongan tiba di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, menggunakan pesawat Hercules C-130 VIP milik TNI Angkatan Udara.

Mengawali kunjungannya, Kasad dan Ketua Umum Persit didampingi Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imraan beserta Forkopimda Aceh, dan Tokoh Masyarakat, menuju SD Negeri 7 Desa Glee Dagang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad bersama Istri menyempatkan menyapa para siswa sekaligus menyerahkan tali asih serta berbagai perlengkapan sekolah berupa tas sekolah, alat tulis, serta perlengkapan belajar lainnya kepada para siswa. Hal itu sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan.

Selain itu, Kasad Maruli beserta rombongan meninjau pelaksanaan pengobatan gratis yang diadakan Rumah Sakit Kesrem TNI AD TK-III Lhokseumawe di Lokasi, aksi sosial kesehatan antusias dimanfaatkan Masyarakat sekitar berbagai keperluan kesehatan.

Agenda selanjutnya, menuju lokasi Launching 200 Titik Jembatan Garuda di seluruh Indonesia. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita jembatan gantung oleh Kasad dan Bupati dipusatkan di Desa Lhok Kuyun, Sawang.

“Kami bersama rombongan dengan agenda melaksanakan safari Ramadhan keliling, sekaligus melaunching 200 titik jembatan garuda merah putih. Termasuk meninjau pembangunan infrastruktur percepatan pemulihan sekolah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh,” tutur Kasad.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, kunjungan ini sekaligus meninjau kondisi bangunan sekolah dan jembatan termasuk menerima masukan dalam percepatan pemulihan.

“Kami memprioritaskan jembatan, di daerah terdampak bencana itu ada sekitar 480 yang sudah kita survei, ternyata banyak juga perubahan dan kita harus upgrading jembatan dan sekolah. Termasuk kerjasama dengan Kemendikdasmen, sebanyak 400 lebih air bersih oleh Kemenhan di Tiga Provinsi, termasuk Untara dan Untap,” terangnya.

Menurutnya, jembatan yang telah di bangun oleh TNI AD sangat membantu masyarakat, khusunya di daerah yang terdampak bencana. “Sangat membantu ya, terdapat daerah yang terputus sekarang sudah terhubung. Bahkan Masyarakat banyak meminta untuk di bangun jembatan Aramco mobilitasnya bisa melintas kendaraan,” sebutnya.

Jenderal Maruli menyebutkan, pekerjaanya TNI AD selalu bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah gotong royong bersama. Program ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Progres pekerjaannya dengan pemerintah daerah dan betul-betul sampai meyakinkan, tetapi kita sambil evaluasi kehulunya, sehingga seketika ada hujan besar lagi dikhawatirkan akan hanyut lagi. Maka kita kerahkan dari Kodim dan Koramil mengcontrol terus kondisinya, apalagi ini program Presiden maka kita pastikan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kasad juga menyebutkan, bahwa pihaknya melaksanakan sesuai perintah Presiden untuk membangun jembatan bailey, Aramco dan jembatan gantung.

“Sebenarnya jembatan Bailey juga jembatan darurat, namun cukup kuat dan bisa bertahan jaka panjang, hanya saja tidak permanen seperti jebatan beton. Namun Intinya, kami TNI AD siap dan selalu hadir membantu masyarakat, termasuk saat ini percepatan pemulihan pasca bencana,” ungkapnya.

Disela acara, Kasad melakukan video conference bersama Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang menyapa langsung wilayah-wilayah di seluruh Indonesia yang menjadi lokasi pembangunan Jembatan Garuda.

Sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) percepatan perbaikan jembatan dan infrastruktur terdampak bencana di wilayah Sumatera yang ditunjuk langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa program Jembatan Garuda merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Launching 200 unit Jembatan Garuda hari ini merupakan komitmen TNI AD untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Jembatan bukan hanya sarana fisik, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam membantu mobilitas, perekonomian, dan kesejahteraan rakyat,” ujar Kasad.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, menjelasakan situasi dan kondisi saat ini kepada Presiden Prabowo melalui video vicon di Lokasi acara. Ismail menjelaskan siatuasi pasca bencana di Aceh Utara seperti rumah dan insprakstruktur rusak parah.

“Kami meminta kepada Bpk Presiden agar seluruh pasilitas yang rusak segera diperbaiki, semoga kondisi ini cepat pulih dan masyarakat dapat beraktivitas sedia kala,” ungkap Bupati melaporkan kepada presiden.

Sementara itu, Presiden Prabowo mengatakan, akan secepatannya bersama-sama memperbaiki dengan mengerahkan satgas bencana satgas rehabilitasi dan rekonstruksi dalam percepatan pemulihan daerah yang terdampak, termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat dan dan Aceh.

“Kita bisa hidup rukun berdampingan kelompok etnis, kesulitan masyarakat yang mengalami kesulitan saat ini, kita semua turut merasakan kesulitan itu. Bencana yang dialami beberapa di daerah Provinsi Nusantara, kita sebagai bangsa mampu mengatasi dengan bekerjasama begerak cepat dalam pemulihan,” sebut Presiden.

Disela kegiatan, Kasad maruli bersama Bupati Aceh Utara dan rombongan juga meninjua langsung jembatan gantung yang telah dibangun serta berdialog dengan masyarakat setempat guna memastikan bahwa pembangunan tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.

Agenda peresmian jembatan gantung, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta rombongan, turut hadir pejabat daerah, antara lain, Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, Sekda Aceh, Murtala, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, serta pejabat TNI Polri dan Pemerintah Aceh yang hadir.(rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE