SIMEULUE (Waspada): Kepala Desa Ganting Simeulue memperkirakan kerugian satu rumah warganya yang terbakar sekitar Rp200 juta.
Kepala Desa Ganting Muhammad Joni (foto) yang baru terhubung Rabu (3/5) sekira pukul 21.30 WIB menjelaskan kronologis kebakaran satu rumah warga di Dusun Silaguri terjadi Rabu sekitar pukul 13.00 WIB.
Katanya, jumlah KK/jiwa korban terdampak, Syahrun B, 70, (red-pemilik rumah) umur, petani, kemudian Nurliana Ali, 68, Ibu Rumah Tangga, Desliana, 21, Wawan Ifantri, 32, Desfirayani, 31, dan Humaira, Balita 2 tahun.
Menurut Kades, saat musibah rumah sedang dalam kondisi kosong karena Syahrun B sedang berjualan di kios sembako yang terletak di depan rumah korban.
Korban awalnya tidak mengetahui adanya kebakaran. Dia baru sadar saat sejumlah warga yang sedang duduk ngopi memberitahukan kalau rumahnya terbakar.
Diduga api berasal dari ruang tengah rumah korban. Lalu beberapa pihak menghubungi Kalaksa BPBD, Camat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Bersama masyarakat melakukan pemadaman oleh warga secara manual sembari menunggu TRC Damkar datang ke TKP.
Kata Muhammad Joni, api dapat dipadamkan setelah datang mobil pemadam sebanyak empat unit plus dibantu satu unit mobil pemadam dari Lanal Simeulue. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13:55 WIB. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Katanya yang terlibat di lokasi, BPBD/TRC Damkar, Polres, Polsek Simeulue Timur, Lanal dan masyarakat.
Soal angka merugi Rp200 juta, Kades mengaku mendapat data dari pemilik rumah. (b26)












