Ketua DPRK Pidie Sampaikan Aspirasi Warga Pidie Ke Pemerintah Aceh

- Aceh
  • Bagikan
Ketua DPRK Pidie Sampaikan Aspirasi Warga Pidie Ke Pemerintah Aceh
Ketua DPRK Pidie Mahfud Ismail saat menyampaikan aspirasi warga Pidie ke pemerintah Aceh, Jumat (2/2).Waspada/Ist

SIGLI (Waspada): Menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat merupakan keharusan bagi anggota dewan. Seperti yang dilakukan Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail M.A.P, Jumat (2/2).

Politisi dari Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Pidie ke Pemerintah Aceh, dengan melakukan mendatangi tiga instansi Pemerintahan Aceh di Banda Aceh.

Instansi yang dikunjungi adalah Badan Pengelolaan Keuangan Aceh ( BPKA), Bappeda Aceh dan kantor DPR Aceh. Kunjungan kerja Ketua DPRK Pidie ke BPKA diterima Plt. Kepala BPKA Ramzi, M.Si. Di kantor Bappeda Aceh, Mahfuddin Ismail diterima beberapa pejabat setempat.

Kunjungannya ke beberapa instansi terkait di Banda Aceh, ini disebutnya sebagai kunjungan mendesak setelah dia melakukan kunjungan kerja ke beberapa kecamatan dalam Kabupaten Pidie. “Maksud kunjungan ini adalah menyampaikan aspirasi masyarakat Pidie ke Pemerintah Aceh terkait beberapa persoalan yang menjadi kewenangan (domain) Pemerintah Aceh (provinsi) di Kabupaten Pidie,” katanya.

Dia mengungkapkan, dalam kunjungan ini ada beberapa persoalan yang dibawanya, diantaranya soal infrastruktur jalan provinsi yang kondisinya sudah rusak parah, di mana jalan menghubungkan Leugah ( Aceh Besar-red ) – Muara Tiga sampai ke Kecamatan Batee (Pidie). Titik paling parah kata dia, di kawasan Ujong Pie, Sagoe Laweung dan Batee. Selain itu ruas jalan Provinsi mulai dari Keunire, kota Sigli – Garot – Jabal Ghafur – Sakti – Didoh sampai Teupin Raya Kecamatan Glumpang Tiga.

Dia menuturkan sebagaimana diketahui di Kabupaten Pidie masih banyak sarana publik/infrastruktur dasar domain Provinsi Aceh kondisinya rusak parah. Salah satunya adalah badan jalan aspal yang berlubang dan kerap meresahkan dan membahayakan pengguna jalan. Ditambah lagi jalan Keumala – Tangse yang sudah di janjikan oleh Pj Gubernur Aceh bahwa di tahun 2024 akan dilakukan pengaspalan.

“ Atas dasar situasi tersebut maka secara berkelanjutan kami mengambil sikap komit untuk segera bertindak menyampaikan keluhan warga terkait jalan yang berlubang di beberapa ruas jalan provinsi ini,” katanya.(b06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *